Rekrutmen Anggota Satpol PP Disoal

LUWUK– Rekrutmen Anggota baru Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banggai nampaknya masih menjadi polemik di internal anggota senior Pol PP.
Meski Satpol PP telah melakukan rekrutmen untuk personil baru, namun proses rekrutmen tersebut dinilai tidak transparan dan cenderung melakukan pemborosan. Pasalnya, Kantor Satpol PP belum lama ini melakukan rekrutmen anggota baru, padahal secara internal masih ada anggota senior yang sudah lama mengabdi namun tidak direkrut menjadi anggota.
Marwan Burahima, pria yang punya cita cita ingin menjadi polisi tahun ini, menilai, penerimaan puluhan personil Satpol PP baru, hanyalah pemborosan anggaran daerah Banggai.
“Banyak anggota Pol-PP senior yang sudah teruji dan berdedikasi hingga bertahun tahun, namun tidak direkrut, malah merekrut yang baru,” katanya Jumat (22/1).
Jika Kabid Pemberdayaan dan Aparatur Pol PP Banggai, Kamaluddin Djano, sebelumnya berdalih karena keterbatasan anggaran, ia justru memertanyakan mengapa tidak melakukan rekrutmen internal saja.
“Jika memang dana kurang, kenapa tidak terima dulu yang sudah ada, jangan dulu buka penerimaan baru,” katanya.
Menurut dia, anggota lama yang ada di satuan polisi pamong praja sudah jelas faham dengan kinerja Pol PP di lapangan ketimbang harus merekrut kembali orang baru.
“Padahal kalau secara kinerja, senior yang sudah lama mengabdi tidak perlu harus ikut pelatihan atau bimbingan lagi. Bahkan, merekapun tanpa diperintah sudah mengerti tupoksinya masing masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kamaluddin Djano, yang ditemui belum lama ini, menjelaskan, pihaknya akan tetap mengangkat senior anggota secara bertahap, sambil menunggu kucuran anggaran tahun ini.
“Kalau memang di APBD 2016 tidak ada pagunya, kemungkinan di ABT ini akan kita rekrut internal yang sudah ada. Dan bahkan itu yang akan kami prioritaskan,” terangnya, belum lama ini.
Kamaluddin juga tak banyak berkilah ketika ditanya masih banyaknya anggota senior yang belum diangkat dan di SK-kan diinternal satuannya itu. Namun di sisi lain, Kamaluddin, tetap tidak mengabaikan aturan Pol PP berdasarkan acuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2010 tentang fungsi pamong praja.
“Memang masih banyak anggota yang magang dan belum diangkat atau di SK-kan. Tapi, kita janji tahun ini secara bertahap akan dihabiskan semuanya, sepanjang usianya masih memadai. Terus, kemampuan keuangan daerah juga menunjang. Itu juga bagian dari harapan kami,” tukasnya

YOUR COMMENT