Home » Metro Luwuk » Peduli Olahraga, 11 Tokoh Diberi Reward
Peduli Olahraga, 11 Tokoh Diberi Reward
Plt Kadispora Banggai Syaifuddin Muid dan Ketua Harian KONI Banggai Alfian Djiran memberikan selamat kepada Sofyan Labolo yang meraih kategori Jurnalis olahraga, pada peringatan Haornas di lapangan Bumi Mutiara, Senin (25/9).

Peduli Olahraga, 11 Tokoh Diberi Reward

LUWUK— Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banggai memiliki konsep populis dalam memotivasi perkembangan olahraga di daerah ini. Pada peringatan hari olahraga nasional (Haornas) ke 34 di lapangan Bumi Mutiara Luwuk, belum lama ini, instansi yang digawangi Syaifuddin Muid ini memberikan penghargaan kepada 11 orang yang dinilai punya kepedulian yang tinggi terhadap dunia olahraga di Kabupaten Banggai.
Kategori pertama adalah atlet putra berprestasi. Reward ini diberikan kepada Alan Nuary Abdusama atlet cabang karate. Setumpuk prestasi pernah diraih pembawa api Porkab Banggai ke III ini. Salah satunya medali perak pada PON ke XIX di Provinsi Jawa Barat.
Kedua, kategori atlet putri berprestasi. Atlet pencak silat atas nama Siti Herwiani yang mengantongi penghargaan itu. Dia juga memiliki seabrek prestasi, sehingga membawa nama harum daerah ini.
Ketiga, pelatih muda berprestasi yang diberikan kepada Brigadir Polisi Muh. Bagus Aprianto Ahmad Datu Adam. Meski berusia muda, namun Totho sapaan akrabnya sudah berkiprah sebagai pelatih yang notabene telah melahirkan banyak prestasi tim sepak bola asuhannya.
Ahmad Yahya adalah peraih kategori tim beregu. Dia adalah ketua atau manager yang dinilai sukses memotivasi atlet karate. Rohmat Rozqiawan dinobatkan Dispora Banggai sebagai atlet pelajar putra berprestasi. Begitu pula dengan Destalia Dias disematkan sebagai atlet pelajar putri berprestasi.
Kategori selanjutnya adalah tokoh peduli olahraga. Dia adalah Ketua Pengcab Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Banggai Muh. Amin. Yang bersangkutan sejak tahun 1970-an sudah berkiprah di olahraga.
Nurfan Tanjungbuluh didaulat sebagai mantan atlet berprestasi. Banyak sudah prestasi yang ditorehkan senior Alan Nuary ini. Diantaranya, medali emas karate PON XVI di Palembang, medali perunggu kejuaraan dunia word karate federation Italia tahun 2000 dan kini kepala pelatih Forki Sulteng.
Untuk kategori tokoh pegiat olahraga disematkan kepada Suliyanti Murad. Anti begitu sapaan akrabnya dinilai sukses membawa cabang olahraga gateball, yang ditandai dengan berbagai prestasi yang diraih club binaannya. Kategori guru olahraga berprestasi diberikan kepada Supardi Putala. Sementara wartawan Luwuk Post Sofyan Labolo diberi penghargaan sebagai jurnalis olahraga. (yan)

About uman