Home » Berita Utama » Keluar Daerah Hadiri Undangan
Keluar Daerah Hadiri Undangan
Eksekutif, legislatif dan peserta demonstrasi yang menamakan diri Gema Balut saat menggelar rapat dengar pendapat, Rabu (27/9). Pertemuan tersebut juga membahas polemik perjalanan dinas kepala daerah.

Keluar Daerah Hadiri Undangan

BANGGAI – Kepala Bagian Umum Setda Banggai Laut, Hasbullah Talaba, meluruskan polemik perjalanan dinas Bupati Wenny Bukamo. Menurut dia, orang nomor satu di eksekutif tersebut keluar daerah karena harus menghadiri sejumlah undangan.
“Bupati keluar daerah karena ada undangan baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota,” terang Hasbullah dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD dan Gema Balut, Rabu (27/9).
Selain itu, dia juga mengklarifikasi anggaran perjalanan dinas yang digunakan Bupati Wenny Bukamo. “Penyediaan anggaran perjalanan dinas kepala daerah/wakil kepala daerah masih ada. Besar kemungkinan masih bisa sampai Desember, katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Banggai Laut, Ali Bapiol, mempertanyakan batasan waktu seorang kepala daerah ketika keluar daerah. “Apakah tidak melanggar harian seorang pejabat lakukan perjalanan dinas?” ujar Ali.
Hal yang sama juga ditanyakan Anggota DPRD banggai Laut, Umar Ali Bunta. Menurut dia, sesuai peraturan kepala daerah (perkada), perjalanan dinas kepala daerah, kepala OPD dan anggota DPRD tidak bisa lebih dari seminggu. “Bupati keluar daerah dari 21 Agustus sampai 22 atau 23 September,” kata politikus NasDem itu.
Menanggapi hal itu, Hasbullah menyatakan, dalam perkada juga disebutkan terdapat pasal yang mengatur mengenai perjalanan dinas bersambung. “Itu juga dibenarkan karena ada di perbup (peraturan bupati),” paparnya.
Dia menambahkan, anggaran perjalanan dinas kepala daerah tahun 2016 telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Mulai dari biaya lunsum hingga dana setiap harinya yang digunakan bupati. “Tidak ada temuan di situ,” ujar dia. (ali)

About uman