Home » Metro Luwuk » Kasus Miras, Pasutri Dihukum 10 Hari Penjara
Kasus Miras, Pasutri Dihukum 10 Hari Penjara
Pasutri, pelaku miras saat menjalani sidang di ruang Pengadilan Negeri Luwuk, Senin (25/9). Pasutri itu dihukum 10 haru kurungan subsider Rp 2 juta.

Kasus Miras, Pasutri Dihukum 10 Hari Penjara

LUWUK—Sepasang suami istri (pasutri), Jhonly dan Santi, warga Desa Honbola, Kecamatan Batui, dihukum 10 hari kurungan penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana memperjual belikan minuman keras (miras), Senin (25/9).
Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Sayuti, SH, langsung memvonis pasutri ini dengan hukuman kurungan 10 hari subsider Rp2 juta. Saat dieksekusi, pasutri ini langsung digelandang ke Lapas Kelas IIB Luwuk karena tidak bisa membayar uang sebesar Rp2 juta.
Seorang warga Luwuk Sarman, menyatakan, hukuman yang diberikan kepada pasutri ini layak. Sebab kata dia, pelarangan miras bukan hanya disampaikan satu atau dua pekan yang lalu, tapi sudah berbulan-bulan. Tapi masih saja nekat memperjual belikan miras yang merupakan sumber kejahatan ini.
“Mereka layak dihukum. Dan ini sanksi tegas kepada pelaku miras agar ada efek jera ke yang lain,” tandas Sarman, Selasa (26/9).
Ia mengharapkan kepada seluruh penegak hukum agar jangan segan-segan bertindak tegas kepada pelaku miras. Sebab setiap tindakan kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Banggai justru bersumber dari miras.(awi)

About uman