Home » Politik » Dihadapan Wakil Rakyat, IRT Curhat
Dihadapan Wakil Rakyat, IRT Curhat
Ny. Yurni

Dihadapan Wakil Rakyat, IRT Curhat

LUWUK— Ny. Yurni tak mau ketinggalan dalam mengeluarkan uneg-uneg kekesalannya lantaran pemadaman listrik yang terjadi di Kecamatan Balantak Selatan. Dihadapan para anggota DPRD Banggai Rabu (27/9) kemarin, ibu rumah tangga (IRT) ini bercurhat.
“Ada hal terpenting yang terlewatkan dalam pertemuan ini. Sebagai wakil dari IRT saya mau sampaikan itu,” kata Ny. Yurni setelah Ketua Komisi 3 DPRD Banggai, Saripudin Tjatjo memberi kesempatan dia bicara.
Pemadaman listrik yang tidak beraturan oleh PLN, sangat berdampak pada IRT. Tidak sekedar banyaknya alat elektronik warga yang rusak. Akan tetapi secara ekonomi, pemadaman listrik sangat berpengaruh.
“Kami disana ada membuka usaha kecil, seperti menggoreng pisang dan kerupuk. Karena listrik padam, bahan jualan kami jadi hangus. Ini jelas berpengaruh pada pendapatan ekonomi IRT,” kata dia.
Bahkan sambung ibu berhijab ini, gara-gara tidak profesionalnya PLN, bisa berdampak pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan berimbas pada perceraian suami-istri. Mengapa? Itu juga dijelaskannya.
Biasanya ada suami yang marah-marah pulang dari kebun. Itu karena tidak ada makanan yang disiapkan istri. Kondisi ini terjadi, lantaran istri belum sempat masak, karena listrik padam. “Nah, disini potensi KDRT bisa terjadi. Bahkan bisa berbuntut pada perceraian pasangan suami istri. Apakah PLN melihat sampai kesitu akses negatif hanya karena tidak dapat memanjakan pelanggannya,” ucap Ny. Yurni. (yan)

About uman