Home » Berita Utama » Orang Tua Aldy Tuntut Tanggung Jawab Polisi
Orang Tua Aldy Tuntut Tanggung Jawab Polisi
Aldy Prasetya usai dioperasi di bagian kepala. Aldy adalah korban yang diduga merupakan korban salah tembak aparat.

Orang Tua Aldy Tuntut Tanggung Jawab Polisi

LUWUK-Meski telah mendapat perawatan di rumah sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Korban luka tembak aparat, Aldy Prasetya, kondisinya berubah 100 persen.
“Kondisinya sudah berubah, kami mengucapkan terima kasih pada pemerintah daerah dalam hal ini Pak Bupati Herwin Yatim yang telah memperhatikan anak kami untuk mendapatkan perawatan intensif,” jelas orang tua Aldy, Lukman pada Luwuk Post, Selasa (5/9).
Seperti diketahui, Aldy yang saat ini tercatat sebagai siswa SMA Negeri 1 Luwuk adalah korban luka tembak saat polisi hendak membubarkan kerumanan massa saat aksi di DPRD Banggai, Senin (28/8) lalu. Meski Aldy mendapatkan perawatan di rumah sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Namun, Ibu Aldy, Vina menyayangkan aksi sporadis aparat yang berujung tertembaknya Aldy.
“Saya menuntut tangungjawab aparat. Anak saya sekarang kemungkinan kehilangan ingatan. Bagaimana masa depannya, mereka menembak anak saya harus bertanggungjawab,” tegas Vina yang diamini suaminya Lukman.
Vina menceritakan, awalnya anaknya hanya ingin menyaksikan aksi massa yang saat itu berada di depan kantor DPRD Banggai. Saat polisi mulai mengeluarkan gas air mata, Aldy dan teman-temannya lari meninggalkan kompleks masjid Agung An’nur Luwuk. “Anak saya saat itu berada di dalam masjid, hanya ingin menonton. Tapi kenapa anak saya ditembak,” tandas Lukman.
Lukman dan Vina juga menyesalkan lambannya penanganan Aldy saat hendak dirujuk ke rumah sakit Polri Kramat Jati. “Kenapa nanti sudah ada pendarahan yang parah di kepalanya baru dirujuk ke Jakarta. Kasus anak saya ini kami sudah laporkan ke KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) di Jakarta,” tuturnya. (bd)

About uman