Home » Berita Utama » Tahun ini, Takbiran Jalan Kaki
Tahun ini, Takbiran Jalan Kaki
Alfian Djibran

Tahun ini, Takbiran Jalan Kaki

LUWUK-Ustad H. Yunus Said ditetapkan sebagai khatib utama pada salat Idul Adha 1438 Hijriah di Masjid Agung An-Nur Luwuk, Jumat (1/9) besok. Selain Ustad Yunus dari Lembaga Dakwah Al Musariin Jakarta Barat, PHBI Kabupaten Banggai juga menetapkan Ustad Mahruman Kepala KUA Kecamatan Balantak sebagai imam utama pada salat dua rakaat tersebut.
Ketua PHBI Kabupaten Banggai, Alfian Djibran Rabu (30/8) mengatakan, ada alasan sehingga khatib salat ied harus dari luar daerah. Selain memberikan nuansa baru sekaligus diharapkan materi khutbahnya lebih berkualitas.
“Tak bermaksud mendiskreditkan yang lokal. Tapi biasanya, materi khatib dari pusat lebih mendalam. Sehingga apa yang disampaikkannya dapat meningkatkan iman dan ketaqwaan kita,” kata Alfian.
PHBI Banggai lanjut Alfian juga memilih imam dari wilayah kecamatan. “Tujuannya kami berdayakan juga potensi imam di kecamatan,” ucapnya.
Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, usai salat ied dilaksanakan prosesi penyembelihan sapi kurban. “Nantinya akan ada penyerahan sapi kurban dari Pemda kepada PHBI, selanjutnya dari PHBI kepada seksi kurban, yang kemudian daging kurban didistribusikan kepada warga yang berhak.
Penyembelihan sapi kurban, tak hanya terpusat di pelataran masjid Agung An-Nur Luwuk. Akan tetapi dilaksanakan juga pada sejumlah tempat. Diantaranya, di lembaga pemasyarakatan, di Kompi dan beberapa kelurahan dalam Kota Luwuk.

TAKBIRAN JALAN KAKI
Pada kesempatan itu, Alfian juga menginformasikan, untuk pawai takbiran tidak lagi menggunakan kendaraan roda empat. Tahun ini, takbiran dilaksanakan dengan berjalan kaki. “Mulai Idul Adha ini takbiran berjalan kaki dengan membawa obor,” kata Alfian.
Untuk peserta berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari organisasi keagamaan, remaja masjid, kelurahan serta umum. Untuk jarak tempuh, Alfian memperkirakan sekitar 1 kilometer. “Garis star di Masjid Agung, menuju jalan Ir. Sukarno, kawasan Cokroaminoto, melintasi pertokoan dengan melewati kampus Unismuh Luwuk, kembali masuk di wilayah pertokoan, kompleks Maleo dan finish di Masjid Agung,” ujar Alfian. (yan)

About uman