Home » Politik » Kades Tanggawas Bantah Tilep Dana Masjid

Kades Tanggawas Bantah Tilep Dana Masjid

LUWUK– Kepala Desa Tanggawas Kecamatan Balantak Selatan, Fadiali akhirnya angkat bicara. Tudingan dia bersama beberapa aparat desanya menilep dana masjid, dibantah kades dua periode tersebut.
Ditemui Luwuk Post ketika bertandang di Luwuk, Selasa (29/8) kemarin, Fadiali mengatakan, hasil penjualan batang kelapa yang merupakan bantuan desa (bandes), tidak semua diperuntukkan pada pembangunan masjid. Akan tetapi dana tersebut diprioritaskan untuk pembangunan desa.
“Hal itu disepakati dalam rapat bulan Desember 2014 lalu, yang dihadiri aparat desa, BPD dan sejumlah tokoh masyarakat,” kata Fadiali.
Hasil penjualan batang kepala sebesar Rp43 juta lebih itu lanjut Kades Tanggawas telah dimanfaatkan untuk membeli lahan desa, yang kini sudah dibangunkan kantor di atasnya. Sementara untuk porsi masjid telah dilakukan perluasan lahan masjid serta pembelian mimbar ibadah, termasuk biaya operasional untuk mengangkut material. “Kwitansinya masih saya kantongi,” kata Kades Tanggawas.
Menyangkut 120 zak semen juga diklarifikasinya. “Kami sengaja meng DO semen itu karena sudah keras. Begitu pula ada beberapa warga yang meminjamnya. Ketika semen itu digunakan untuk masjid, kami siap mengadakannya,” kata Fadiali.
Dia kembali menekankan, dana penjualan asset desa, diperuntukkan pada pembangunan desa dan bukan sepenuhnya diporsikan pada pembangunan masjid. Sehingga wajar saja sambung dia, dananya bukan disetornya kepada bendahara panitia masjid, melainkan bendahara desa. “Itu pelanggaran ketika asset desa yang dijual, lantas tidak digunakan untuk kepentingan pembangunan desa. Lagi pula ada porsi untuk rumah ibadah,” ucapnya.
Fadiali tak hanya menyesalkan komentar Aswan Ali yang dianggapnya telah melakukan pencemaran nama baik, sehingga lahir niatannya untuk membawa persoalan ini pada ranah hukum. Akan tetapi Kades Tanggawas juga menyesalkan sikap Antan Pakaya atau Tini dan Yusdin Bari atau Hode. “Mereka tahu kondisi yang sebenarnya. Lantas mengapa harus saya dipersalahkan,” ucapnya.
Terkait laporan polisi yang sebelumnya telah dimasukkan oleh Aswan cs, Kades Tanggawas tidak bergeming. Malah dia siap meladeni proses hukum itu. “Saya siap dengan laporan polisi itu. Tapi kalau tidak terbukti, saya lapor balik atas tuduhan pencemaran nama baik,” ucap dia. (yan)

About uman