Home » Berita Utama » IMBAU WARGA MENAHAN DIRI
IMBAU WARGA MENAHAN DIRI
Danrem 132 Tadulako dan Wakapolda Sulteng bertatap muka langsung dengan kedua warga bertikai. Tampak suasana pertemuan di Kelurahan Mangkio, Kecamatan Luwuk, tadi malam (25/8).

IMBAU WARGA MENAHAN DIRI

LUWUK-Pertemuan-pertemuan terus dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan pasca pertikaian yang terjadi antara etnis Saluan dan Muna, Kamis (24/8) lalu.
Kemarin (25/8), Wakapolda Sulteng Kombes Pol Muhammad Aris Purnomo bersama Danrem 132 Tadulako Kolonel Muhammad Saleh Mustafa, Kasat Brimob Polda Sulteng Kombes Pol Guruh Arif bersama unsur Forkopimda Pemda Banggai menggelar pertemuan dengan kedua masyarakat bertikai di dua titik, yakni, di Kecamatan Kintom dan Kelurahan Mangkio, Kecamatan Luwuk.
Pertemuan tersebut untuk menyelesaikan permasalahan pertikaian antar kedua etnis yang bermula pada tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya warga Kelurahan Jole, Kecamatan Luwuk Nurholis Saputra Dayanun (20).
Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa di hadapan masyarakat etnis Sulawesi Tenggara, menyatakan, menyelesaikan permasalahan ini harus mengedepankan kepentingan bersama. Dikatakan, masalah hukum tidak bisa diintervensi. Sebab hukum sudah ada aturannya dan tidak mungkin dibelokan. “Di mata hukum semua sama,” tegasnya, kemarin malam.
Pernyataan serupa juga disampaikan Wakapolda Sulteng Kombes Pol Muhammad Aris Purnomo. Ia menyatakan, kehadirannya di Kabupaten Banggai atas perintah Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sapariadi untuk menyelesaikan pertikaian. Dikatakan, pelaku tetap diproses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ia mengingatkan, meskipun kita terdiri dari berbagai suku, agama, aliran dan kepercayaan, tapi kita tetap satu Indonesia. Mari kita saling menahan diri, jangan lagi melanggar hukum, khususnya anak muda. “Saya sudah pertemuan di Kintom. Masyarakat Kintom juga ingin berdamai,” papar Wakapolda.
Sementara itu, Bupati Banggai Herwin Yatim menyatakan, hasil pertemuan Wakapolda Sulteng, Danrem 132 Tadulako, Wakil Bupati Banggai bersama Ketua DPRD Banggai Samsulbahri Mang serta unsur Forkompimda bersama masyarakat Kecamatan Kintom dan masyarakat Muna di Kelurahan Mangkio Baru, bisa diterima oleh semua pihak.
“Kami percaya bahwa komitmen masyarakat di hadapan Pak Kapolda dan Pak Danrem serta arahan yang disampaikan beliau-beliau dan Pak Ketua DPRD adalah komitmen bersama untuk menjaga Luwuk dan seluruh wilayah kabupaten Banggai damai, aman dan tentram,” jelas Bupati Herwin pada Luwuk Post, Jumat (25/8).
Bupati Herwin menuturkan, setelah pertemuan tersebut seluruh masyarakat Kabupaten Banggai dari berbagai golongan untuk bersama-sama pemerintah daerah menciptakan situasi yang aman dan damai, agar visi pemerintah daerah membangun kabupaten Banggai lebih maju lagi dapat tercapai.
“Atas nama pemerintah daerah saya mengimbau semoga kita semua semakin dewasa dan menyadari diri masing-masing bahwa yang namanya kita kaum Muhajirin wajib hukumnya menghormati adat dan kebiasaan serta budaya kaum Anshar. Itulah yang kami pasang sebagai visi kami kearifan lokal dan budaya,” pungkas Bupati Herwin. (awi/bd)

About uman