Home » Politik » Diujung Pena Wartawan ada Kedamaian
Diujung Pena Wartawan ada Kedamaian
Murad U. Nasir

Diujung Pena Wartawan ada Kedamaian

LUWUK— Mantan Ketua DPRD Sulteng dua periode dan mantan anggota DPR RI asal Partai Golkar, Murad U. Nasir mengaku prihatin atas konflik yang mengarah pada persoalan etnis yang terjadi di Kabupaten Banggai. Dia pun berharap, semua warga dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi, sehingga membuat runyam masalah.
Ditemui usai salat Jumat di masjid Agung An-Nur Luwuk kemarin, Murad tak hanya meminta kepada masyarakat untuk tetap berkepala dingin dalam mencermati kondisi yang terjadi. Tokoh politikus senior Sulteng ini juga berharap adanya peran media dalam mendinginkan kondusi yang sempat tidak kondusif.
“Diujung pena wartawan itu ada pesan kedamaian. Olehnya itu tulis lah pesan pesan kedamaian tersebut,” kata Murad.
Dan itu bisa sebaliknya, ketika kalangan jurnalis menuangkan tulisannya dengan pesan pesan permusuhan, maka yang akan lahir adalah kebencian antarwarga. “Ini yang harus dihindari,” ajak Murad.
Bagi Murad, pena wartawan itu lebih tajam dari pada pisau sembilu. Maka saran dia, tetap mengedepankan etika dalam menyajikan berita sekaligus tidak mempropaganda situasi sehingga tidak menyulut emosi warga. “Tugas wartawan itu mulia. Jagalah kemuliaan itu,” tutup Murad. (yan)

About uman