Home » Berita Utama » Uwa Minta Bupati Tuntaskan Masalah
Uwa Minta Bupati Tuntaskan Masalah
Basri Sono

Uwa Minta Bupati Tuntaskan Masalah

LUWUK-Aksi massa yang terjadi hingga melumpuhkan aktivitas ekonomi Kota Luwuk dan sekitarnya mengundang keprihatinan salah satu tokoh masyarakat kabupaten Banggai, Basri Sono.
Pada koran ini pria yang akrab disapa Uwa menyatakan, sejak dahulu masyarakat suku Saluan selalu terbuka pada siapapun. Selama rentang daerah ini ada pun hampir tak pernah ada gesekan antaretnis di daerah ini.
“Saya besar di Soho, di daerah itu meski ada masyarakat lokal tapi ada juga warga dari suku lain yang berkebun di sana. Masyarakat Saluan itu sangat terbuka. Tetapi prinsip saling menghargai itu tetap ada,” jelas Uwa pada Luwuk Post, Kamis (24/8).
Terkait masalah yang terjadi saat ini mantan birokasi Pemkab Banggai ini menegaskan, seharusnya Bupati Banggai Herwin Yatim dan Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo serta unsur Forkompimda mengambil langkah-langkah konkrit agar potensi konflik tidak terjadi. Salah satunya membentuk tim dari internal pemda. “Kasihan saya lihat Alfian (Kaban Kesbangpol,red) terlalu banyak tugas yang dijalaninya. Bupati idealnya membentuk tim dari internal pemda,” ujarnya.
Uwa juga menyorot, bidang yang tugasnya melakukan deteksi dini terhadap gerakan masyarakat yang berpotensi konflik dan peran komunikasi pemda yang tidak berjalan maksimal. “Kalau Sospol (sekarang Kesbangpol,red) fungsi intelnya jalan, saya kira itu harus dimaksimalkan. Begitu pula peran humas pemda harus menjadi penyambung antara pimpinan daerah dan masyarakat,” tuturnya.
Mantan Sekda Banggai ini juga menyarankan, agar Bupati Banggai dan Wakil Bupati Banggai selalu berada di depan masyarakat, menerima setiap keluh-kesah rakyat. “Suka atau tidak disuka bupati dan wakil bupati harus berada di depan untuk kepentingan rakyatnya. Sekarang yang harus dilakukan bupati dan wakil bupati undang semua tokoh masyarakat, agama dan tokoh pemuda. Selesaikan masalah ini secepatnya,” pungkasnya. (bd)

About uman