Home » Metro Luwuk » Tidak Lulus SD, Sulap Rumput Jadi Obat
Tidak Lulus SD, Sulap Rumput Jadi Obat
Nur Annah saat menceritakan pengalaman pada peserta LDK SMAN 2 Toili pada Sabtu (19/8).

Tidak Lulus SD, Sulap Rumput Jadi Obat

Nur Annah seorang ibu rumah tangga asal Desa Sinorang Kecamatan Batui Selatan yang memiliki penghasilan lebih setelah menjadi peserta kelompok binaan JOB Tomori.

Laporan : Marhum, Luwuk Post
SIAPA sangka IRT yang tidak memiliki jenjang pendidikan yang cukup justru memiliki kesibukan yang luar biasa. Nur Annah, IRT yang meskipun tak lulus SD ini mampu mengelola rumput menjadi obat-obatan herbal yang dapat menyembuhkan sejumlah penyakit.
Pengetahuan itu Ia dapatkan ketika mengikuti kelompok binaan perusahaan yang bergerak di bidang industri minyak dan gas. Setelah selesai tahap belajar ia mencoba menerapkan ilmu yang ia dapatkan dirumahnya.”Kita mungkin tidak sadar kalau dilingkungan kita itu yang selama ini hanya dianggap rumput tapi sebenarnya memiliki kasiat yang dapat menyembuhkan penyakit,” tuturnya, Sabtu (19/8) lalu pada kegiatan LDK SMAN 2 Toili.
Ia juga mengaku ilmu yang Ia dapatkan berpengaruh pada peningkatan pendapatan keluarga. Sebab, selama dunia herbal tersebut ia tekuni kebiasaan untuk ke sawah tidak lagi terpikirkan.”Bukannya pamer, tapi ini kenyataan kalau pendapatan buruh tani dalam sehari bisa sebesar Rp 80 sampai Rp 100 ribu, sekarang bermodalkan pengetahuan ini saya bisa dapatkan 3 sampai 4 kali lipat dalam sehari,”ungkapnya.
Ia mengaku bersyukur apa yang dia dapatkan. Terutama berkat kemauan dan bimbingan JOB Tomori. Ia dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada orang lain, membatu orang walaupun tidak dengan uang serta meningkatkan pendapatan keluarga.”Saya selalu siap jika ada orang yang ingin belajar untuk dalam bidang yang saya tekuni sekarang ini,” pungkasnya.(*)

About uman