Home » Uncategorized » Permandian Air Putri yang Dingin Nan Jernih dan Pepohonan Teduh
Permandian Air Putri yang Dingin Nan Jernih dan Pepohonan Teduh
Permandian Air Putri

Permandian Air Putri yang Dingin Nan Jernih dan Pepohonan Teduh

Permandian Air Putri berada di Dusun Wayoho, Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Menuju objek wisata ini memakan waktu 2 jam menggunakan sepeda motor dari Piru, pusat kota kabupaten yang bertajuk Saka Mese Nusa. Wartawan Luwuk Post Asnawi Zikri baru saja mengunjungi wilayah itu Juni 2017 lalu.

Selama perjalanan menuju objek wisata permandian Air Putri, mata dimanjakan dengan pemandangan menakjubkan. Hamparan padang ilalang dan pohon kayu putih (diolah menjadi minyak kayu putih) tumbuh liar di perbukitan. Lautan biru berikut pulau-pulau kecil yang berjejer melengkapi perjalanan di tengah paparan sinar matahari  siang itu.
Pemandangan ini kita nikmati sekira 1 jam perjalanan. Meskipun pancaran sinar matahari bak berada di atas kepala, tetapi tak membuat semangat kita kendor menuju lokasi permandian Air Putri yang terletak di daerah transmigran suku Buton itu.
Memasuki objek wisata ini, kita harus melewati jalan tanah berlubang. Jaraknya sekira 1,5 kilometer dari jalan Trans Seram. Di sisi kanan dan kiri, mata kita juga disuguhkan dengan hutan yang masih alami dan masyarakat setempat yang begitu bersahaja.
Sebelum masuk di lokasi permandian, kami disambut dengan keramahan sekolompok masyarakat yang duduk di teras berlantai bambu. Lalu, memasuki pintu permandian. Di sini, kami harus membayar Rp 5 ribu per kendaraan. Cukup murah memang.
Setibanya di lokasi permandian, lagi-lagi mata kami dimanjakan dengan keindahan air yang jernih dan diselimuti pepohonan teduh. Sama dengan namanya; Air Putri. Lama perjalanan dan kesulitan yang dilalui sekejap terbayar lunas.
Mata air keluar dari akar sebuah pohon besar dan berada tepat di pinggir pesisir pantai berpasir putih. Mata air tersebut membentuk sebuah kolam dan bercampur dengan air laut. Pantai, kolam, sungai, air asin, air tawar bersama kejernihannya dan pepohonan teduh menjadi satu di wilayah permandian Air Putri.
Pengunjung menikmati Air Putri dengan terjun bebas, berenang, menyelam, duduk santai, dan membakar-bakar ikan di tepi pantai. Khusus bagi pengunjung wanita, mereka akan terlihat seperti putri cantik yang sedang mandi. Keindahan itu menggugah kami untuk merasakan sensasi Air Putri.
Setelah menceburkan diri, rasanya seakan berasa di kamar mandi hotel berbintang yang menyediakan air panas, hangat dan dingin. Di Air Putri, kami bisa memilih air hangat alami karena pancaran sinar matahari, atau air dingin menggigil di bawah pepohonan teduh.
Objek wisata ini ramai dikunjungi. Tak hanya masyarakat Seram Bagian Barat saja, ada yang datang dari pulau Ambon, bahkan Jawa. Pernah ada wisatawan mancanegara asal Belanda. Pada akhir pekan dan waktu liburan, lokasi ini padat pengunjung. Masyarakat setempat pun memanfaatkannya dengan membuka kios-kios dagangan yang menjual aneka makanan dan minuman. “Air Putri belum diketahui banyak orang. Tapi sesekali ada yang datang dari Ambon. Pernah ada orang dari Belanda mandi-mandi di sini,” tutur seorang warga setempat menggunakan dialeg Maluku.

Kejerninah air putri
Pengunjung yang menikmati air dingin tak perlu khawatir, karena bisa langsung menghangatkan tubuh dengan sinar matahari, itupun jika cuaca bersahabat. Karena itulah kebanyakan pengunjung hanya memanfaatkan keindahan Air Putri untuk mengabadikan momen. Jika lapar, ada sejumlah kios milik warga setempat yang menjajakan aneka makanan dan minuman. Kebetulan, kami membawa ikan yang masih segar untuk dibakar. Lalu, ditemani colo-colo (terbuat dari bumbu yang diiris tipis dan dicampur air lemon nipis) dan suami (makanan khas suku Buton yang terbuat dari ketela pohon). “Asyik, enak dan sungguh menyenangkan,” ungkap Zulkifli La Ode, seorang teman. Usai menyantap makanan, kami memandang birunya lautan, kerikil putih bercampur hitam di dasar karena kejernihan Air Putri, hamparan pasir putih di sepanjang mata melihat. Sekali lagi, sungguh menakjubkan, dan mampu menghilangkan penat selama bekerja. (*)

About uman