Home » Metro Luwuk » Rela Kehujaan Urai Kemacetan, Kapolsek Pagimana Tuai Pujian
Rela Kehujaan Urai Kemacetan,  Kapolsek Pagimana Tuai Pujian
Kapolsek Pagimana Iptu Musa basah kuyup diguyur hujan saat mengurai kemacetan pada gerak jalan perayaan HUT RI ke 72 di Pagimana, Selasa (15/8).

Rela Kehujaan Urai Kemacetan, Kapolsek Pagimana Tuai Pujian

SIAPAPUN bisa memimpin, tapi tidak semua orang bisa jadi pimpinan. Kalimat bijak ini pantas diberikan kepada Kapolsek Pagimana Iptu Musa. Sebab, Kapolsek yang dikenal humanis di mata masyarakat ini rela kehujanan demi kelancaran gerak jalan dalam rangka perayaan kemerdekaan RI ke 72, Selasa (15/8).
Kapolsek bertubuh tinggi tegap dan berkulit hitam ini masih berdinas lengkap, mengatur arus lalu lintas agar 150 kelompok peserta gerak jalan dari siswa-siswi SD dan SMP di Kecamatan Pagimana berjalan aman dan lancar.
Tak hanya Kapolsek, anggotanya pun dikerahkan full, tubuh menggigil karena berjibaku menahan dingin. Tapi semua itu dilawan dengan tekad yang kuat semata-mata hanya untuk melayani demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Angin sepoi-sepoi menyentuh kulit yang basah tidak membuat semangat Kapolsek dan anggotanya surut mengurai kemacetan. Tugas negara tetap dilaksanakan dengan memancarkan senyuman tipis manis. Kapolsek dan anggotanya membaur, menyatu dan sehati dengan masyarakat.
Apa yang dilakukan Kapolsek dan anggotanya membuat warga yang menyaksikan mereka geleng-geleng kepala. Warga seakan tidak percaya, tapi nyata di depan mata.
Bahkan Lurah Basabungan, Kecamatan Pagimana Abdul Haris, yang juga wakil sekertaris panitia gerak jalan memberikan apresiasi.
Menurut warga, Kapolsek yang tidak lama lagi akan dimutasi ke Polda Sulteng ini memang dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Baik dalam menjaga situasi Kamtibmas maupun menggelar kegiatan kegiatan yang menyentuh dengan masyarakat, khususnya pemuda di Pagimana.
“Kalau anggota Polri semuanya seperti ini (Kapolsek Pagimana), maka kepercayaan masyarakat kepada Polri meningkat,” kata seorang warga dengan penuh keyakinan.
“Sangat dirindukan sosok Kapolsek seperti ini,” katanya lagi.
Meskipun tinggal beberapa tak lama lagi mau meninggalkan Pagimana karena tuntutan tugas, namun Kapolsek masih tetap berkarya demi masyarakat Pagimana.
Nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian dari Kapolsek Pagimana ini tentu akan dikenang sepanjang generasi di Pagimana. Begitupun sebaliknya, semoga Kapolsek yang akan bertugas di tempat yang baru nanti dapat berbuat seperti apa yang dilakukan di Pagimana.(awi)

About uman