Home » Banggai Kepulauan » Tanah Longsor Ancam Warga Sakai
Tanah Longsor Ancam Warga Sakai
Musibah longsor mengancam warga Desa Sakai. Sebuah tebing gunung yang membentang di dekat pemukiman warga kerap mengeluarkan suara gemuruh disaat hujan deras.

Tanah Longsor Ancam Warga Sakai

SALAKAN– Warga desa Sakai Kecamatan Totikum merasa tidak nyaman. Tebing dengan panjang sekitar 200 meter dan tinggi 20-an meter yang berada tepat di belakangan belasan rumah warga dan fasilitas puskesmas, mulai menunjukan tanda-tanda akan longsor.
Risno Bonenehu, warga desa Sakai kepada wartawan Senin (14/8) mengatakan, warga sekitar sering mendengar suara gemuruh yang berasal dari tebing gunung. “Kalau hujan deras turun, sering terdengar suara gemuruh dari arah tebing gunung.
Warga berasumsi itu bertanda akan terjadi longsor. Bahkan waktu hujan, tanah di kawasan itu mulai berjatuhan,” kata Risno mengutip pengakuan warga.
Biasanya, warga yang rumahnya berada di dekat tebing kata Risno, saat hujan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Risno berharap ada antisipasi dari pemerintah. “Pemerintah harus melakukan upaya untuk mengantisipasi terjadinya longsor yang dapat mengancam keselamatan warga. Ya paling tidak, perlu dilakukan pengatingan tebing gunung yang berpotensi longsor itu,” harap Risno.
Secara resmi ujar Risno, masalah ini belum dilaporkan dan dikoordinasikan kepada pihak pemerintah terkait. “Belum dilaporkan, tapi secepatnya masalah ini akan dilaporkan ke Pemda Bangkep agar dapat ditindaklanjuti,” pungkas Risno. (wan)

About uman