Home » Politik » Pejuang Sultim Diminta Bersikap
Pejuang Sultim Diminta Bersikap
Hasanuddin Zamaun

Pejuang Sultim Diminta Bersikap

LUWUK— Penundaan pemekaran daerah otonom baru (DOB) oleh pemerintah pusat, diminta tidak disikapi dingin. Para pejuang Provinsi Sultim harus punya sikap. Paling tidak ada gerakan yang dilakukan, sehingga melahirkan perhatian dari pemerintah pusat.
Barisan Pendukung Provinsi Sultim (BPPS), Hasanuddin Zamaun Jumat (11/8) mengatakan, apabila penundaan pemekaran DOB dengan dalih minim anggaran ini dibiarkan, maka perjuangan Sultim kembali mati suri.
Nasib Sultim nilai dia, tidak menentu. Disaat semua dokumen persyaratan telah lengkap, lantas muncul kebijakan pemerintan pusat untuk menunda. Padahal perjuangan ini sudah lama dilakukan, namun tidak sedikit kendala yang dihadapi.
Lalu apa langkah yang harus diambil para pegiat Sultim? Hasanuddin mengatakan, tak lama lagi pemilu legislatif 2019. Rakyat Sultim harus kompak untuk tidak memilih para calon DPR RI. “Kita boikot pileg 2019 utamanya caleg pusat,” kata Hasanuddin.
Sebagai calon ibukota Sultim lanjut dia, Pemda Banggai jangan hanya diam. Harus dan perlu mengambil sikap. Minimal saran Hasanuddin, dapat menggunakan jalur partai politik dalam hal ini PDIP. Sebab akan sangat efektif dalam mendulang simpatik partai banteng moncong putih itu, apabila Sultim segera terbentuk.
Kalaupun itu juga tidak dapat dilakukan, maka ucap Hasanuddin, percuma slogan wong cilik buat PDIP. Sebab tak mampu mengakomodir aspirasi Sultim yang notabene juga berasal dari masyarakat kalangan bawah. (yan)

About uman