Home » Metro Luwuk » Luktim Sosialisasikan Siskeudes
Luktim Sosialisasikan Siskeudes
Belasan perwakilan desa saat mengikuti sosialisasi di kantor Desa Kayutanyo, Jumat (11/8).

Luktim Sosialisasikan Siskeudes

LUWUK TIMUR-Sistem Informasi Manajemen Keuangan Desa (Siskeudes) disosialisasikan Pendamping Desa (PD) bersama Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Luwuk Timur, Jumat (11/8).
Kegiatan tersebut tindak lanjut dari hasil sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Banggai beberapa waktu lalu.
Pendamping Desa (PD) Kecamatan Luwuk Timur Ruslan Dandu mengatakan, peserta kegiatan terdiri dari unsur perangkat desa bersama operator desa dengan sistem pelaksanaannya dibagi menjadi 2 rayon. Untuk rayon pertama, diselenggarakan pada 11-12 Agustus dengan peserta masing-masing Desa Lauwon, Desa Indang sari, Desa Lontos, Desa Louk, Desa Kayutanyo, Desa Pohi dan Desa Hunduhon. Sedangkan untuk rayon kedua dilaksanakan pada 13-14 Agustus di Desa Uwedikan, dengan peserta Desa Baya, Desa Bantayan, Desa Molino, Desa Bukit Mulya dan Desa Boitan. Untuk anggaran kegiatannya, diperoleh dari sumbangan masing-masing desa dengan nilai sebesar Rp 200 ribu.
Disebutkan, tujuan sosialisasi Siskeudes antara lain, agar perangkat desa bersama operator desa yang ditunjuk oleh desa itu sendiri mampu membuat laporan keuangan desa melalui Aplikasi Siskeudes menggunakan komputer.
Karena sistem komputer akan dapat menyimpan dokumen data dengan baik tanpa mengkhawatirkan adanya kemungkinan bisa hilang atau rusak. “Ini menjadi penting untuk dilakukan. Karena kesulitan yang banyak ditemui dalam pengelolaan keuangan desa adalah minimnya pengetahuan dan kemampuan sumber daya manusia di desa terhadap sistem manajemen keuangan yang berbasis komputer,” jelas Ruslan.
Hal ini lanjut Ruslan, mengacu pada ketentuan Undang-undang (UU) Nomor 6 tahun 2014 tentang desa.
Desa diberikan kesempatan yang besar untuk mengurus tata pemerintahan dan pembangunannya sendiri dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa.
Dia berharap, sosialisasi sistem informasi manajemen keuangan desa, bisa dijadikan momentum yang tepat bagi perangkat desa, karena masih banyak pengelolaan keuangan desa yang masih menggunakan cara konvensional yaitu pencatatan pada sebuah buku. (ir)

About uman