Home » Berita Utama » Modem Alami Gangguan, Telkom Buka Posko

Modem Alami Gangguan, Telkom Buka Posko

LUWUK—PT Telkom KANDATEL Luwuk menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan Telkom khususnya pelanggan Internet dan IndiHome yang masih menggunakan teknologi ADSL (Asimetric Digital Subscriber Line), yang medianya jaringannya menggunakan kabel tembaga. Dimana beberapa hari yang lalu tepatnya Sabtu (29/7) telah terjadi mal-fungsi server ACS sehingga mengakibatkan hampir seluruh setingan pada modem ADSL pelanggan ter-reset ke settingan default.
Kepala PT Telkom, Ferdi Lamawuran, mengatakan, akibat ter-reset ke setingan default, layanan internet ke pelanggan terputus dan untuk bisa normal kembali harus dilakukan seting ulang terhadap modem-modem tersebut.
Ferdi mengatakan, kejadian ini secara masal berdampak terhadap kurang lebih 1500 pelanggan yang masih menggunakan modem ADSL. Karena itu, dengan tenaga teknisi assurance PT Telkom Kandatel Luwuk yang regular tidak mampu secara cepat dapat menghandle semuanya.”Untuk itu kami menarik sebagian teknisi pasang baru untuk membantu melakukan setting modem ke pelanggan yang terganggu, kami juga membuka posko dimana pelanggan dapat membawa modemnya ke Kantor Telkom dan kami lakukan setting ulang dan bisa dibawa pulang untuk dapat digunakan kembali,” tuturnya.
Meski percepatan migrasi kabel tembaga ke fiber optik terdampak, namun PT Telkom KANDATEL Luwuk tetap optimistis mencapai target 12 ribu pelanggan di seluruh wilayah Kabupaten Banggaim Banggai Laut dan Banggai Kepulauan pada bulan November nanti.
Ferdi Lamawuran, juga mengatakan, target 12 ribu pelanggan itu dilakukan seiring dengan pembangunan jaringan Fiber To The Home (FTTH) yaitu jaringan fiber optic kerumah-rumah pelanggan untuk memigrasi jaringan (alat produksi) dari kabel tembaga ke kabel fiber optic. Sejauh ini kata dia, pelanggan PT Telkom Luwuk mencapai 7400 pelanggan. Seiring dengan perkembangan teknologi, Telkom tengah melakukan migrasi kabel tembaga ke fiber optic yang memiliki kemampuan dalam pengiriman data lebih banyak dan lebih cepat. “Saat ini pelanggan (produk) Telkom sudah mencapai 7400 pelanggan,” tuturnya. Upaya memenuhi pencapaian kuantitas 12 ribu pelanggan pada akhir November itu dilakukan dengan tetap memertahankan kualitas pelayanan. Di Luwuk, sekira 1500 pelanggan mengalami gangguan modem dalam waktu bersamaan. “Untuk sementara kami fokus menyelesaian gangguan modem sehingga pelanggan setia kami tetap bisa menikmati layanan internet,” katanya, belum lama.(ris)

About uman