Home » Berita Utama » Tawuran Antar Pelajar
Tawuran Antar Pelajar
Sejumlah siswa Smansal mendengar arahan dari polisi di Aula Cakra Manggala Mapolres Banggai, Selasa (8/8).

Tawuran Antar Pelajar

LUWUK – Lingkungan pendidikan kembali tercoreng dengan tindakan tak terpuji. Sebelumnya pedofilia (pelecehan seksual) anak-anak di lingkungan salah satu SD di kota Luwuk, kali ini tawuran antar pelajar terjadi di SMA Negeri 1 Luwuk, Selasa (8/8).
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, baku pukul terjadi antara siswa kelas 2 dengan kelas 3 Smansal—singkatan—SMA Negeri 1 Luwuk.
Saat itu, siswa kelas 2 bernama Suhardin, dikeroyok oleh sejumlah siswa kelas 3 yakni, Fitra, Amin, Alo dan Joko. Suhardin dikeroyok di lapangan sekolah.
Melihat Suhardin dikeroyok, rekan-rekannya spontanitas membantu sembari menyerang empat siswa kelas 3 tersebut. Sehingga, adu jotos pun terhindarkan.
Pihak kepolisian pun meluncur ke lokasi karena dewan guru maupun security sekolah tidak mampu melerai.
Setibanya di sekolah, siswa kelas 2 dan 3 yang terlibat perkelahian dikumpulkan, lalu dibawa ke Mapolres Banggai untuk diberikan pembinaan.
“Siswa-siswa ini dikumpulkan, lalu diberikan pembinaan di Aula Cakra Manggala Mapolres Banggai,” ungkap Kasat Binmas Polres Banggai AKP Zaenudin.
Ia menyatakan, pihaknya bersama Kasat Intel Iptu Usman, menghimbau kepada pelajar agar selalu menjadi siswa yang baik dan beretika. Tidak terpengaruh dengan provokasi yang melakukan perbuatan melanggar norma hukum dan kesopanan.
“Seperti perkelahian antar pelajar, karena sangat merugikan diri sendiri dan keluarga,” tandasnya.
AKP Zaenudin menambahkan, pihaknya juga mengundang pihak sekolah dan orangtua agar menyaksikan para siswa membuat surat pernyataan yang berjanji tidak akan melakukan hal serupa di kemudian hari. “Setelah diberikan pembinaan dan arahan, siswa-siswa itu dikembalikan ke sekolah,” katanya.(awi)

About uman