Home » Metro Luwuk » Sukri Diminta tidak Berbohong
Sukri Diminta tidak Berbohong
Segel di kantor BPC Gapensi Kabupaten Banggai Kamis (3/8) kemarin sekitar pukul 10.30 wita telah dibuka. Tampak Wakil Ketua Gapensi Banggai Yusran Ali (kiri) dan Sekretaris Gapensi Banggai Ismanto Tiadja.

Sukri Diminta tidak Berbohong

LUWUK— Ketua Dewan Pertimbangan BPC Gapensi Kabupaten Banggai, Sukri Djalumang diminta untuk tidak berbohong ke publik. Selama kepemimpinannya dua periode pada organisasi jasa konstruksi tersebut, tidak pernah dilakukan penyegelan kantor.
“Torang ini masih sehat. Selama Sukri menjadi Ketua BPC Gapensi Kabupaten Banggai, tidak pernah ada penyegelan kantor,” kata Wakil Ketua BPC Gapensi Kabupaten Banggai, Yusran Ali, Kamis (3/8).
Yusran bereaksi, karena sebelumnya, Sukri mengaku selama kepemimpinannya di Gapensi Banggai sudah tiga kali kantor Gapensi disegel. Meski begitu dia mampu mengatasi persoalan itu dengan duduk satu meja dengan pengurus.
“Pada periode pertama Sukri, saya masih anggota. Sedang periode kedua saya sudah jadi pengurus. Tidak benar ada penyegelan kantor Gapensi kala itu,” kata Yusran lagi.
Di Gapensi tambah Yusran, tidak mengenal yang namanya bagi-bagi proyek. Semua pengurus dituntut kepiawaiannya dalam mencari paket. “Keliru jika ada asumsi di Gapensi tempat bagi-bagi proyek,” ucapnya.
Aksi penyegelan kantor Gapensi Banggai nilai Yusran, merupakan dinamika dalam berorganisasi. Dia sepakat jika persoalan ini segera diselesaikan secepatnya, sehingga tidak terus berpolemik. Hanya saja tekan Yusran, pengurus jangan mendesak Ketua Gapensi Banggai Sunardi Hongkiriwang alias Ko Suntek untuk bagi-bagi proyek. Sebab peran Ko Suntek bukan sebagai tukang bagi proyek.
Kantor BPC Gapensi Banggai yang berada di jalan Suprapto Luwuk, yang beberapa hari tidak terlihat aktivitas, Kamis (3/8) kemarin sudah kembali beraktivitas. Segel berupa tiga buah papan yang melintang tepat di depan pintu, sekitar pukul 10.30 wita kemarin sudah terbuka. Di kantor itu selain terlihat Yusran Ali juga ada Sekretaris BPC Gapensi Banggai, Ismanto Tiadja. “Mulai hari ini kantor Gapensi tak ada lagi penyegelan,” ucap Ismanto.

MEMILIH BUNGKAM
Terkait polemik di tubuh BPC Gapensi Banggai, ketua terpilih BDP Gapensi Provinsi Sulteng, Hasyim Hadado memilih bungkam. Dihubungi via ponsel, kemarin, Hasyim berdalih tidak mengetahui kronologis kejadian sehingga harus ada penyegelan kantor serta adanya mosi tidak percaya terhadap Ko Suntek dan Ismanto Tiadja.
“Konfirmasi saja dengan ketua di Banggai. Saya tidak mau beri komentar, karena saya tidak tahu urusan mereka,” jawab Hasyim. Menyangkut pointer terakhir dalam mosi tidak percaya yang menyebutkan agar BPD Gapensi Sulteng mengeluarkan sikap atas kisruh di Gapensi Banggai juga ditanggapi dingin. “Sejauh ini belum ada laporan resmi dari Gapensi Banggai. Kalau sudah ada laporan, pasti saya telepon ente,” kata Hasyim langsung menutup pembicaraan. (yan)

 

About uman