Home » Metro Luwuk » LPKLEY Minta Tenaga Ahli Fraksi Dibubarkan
LPKLEY Minta Tenaga Ahli Fraksi Dibubarkan
Kiran Kamran

LPKLEY Minta Tenaga Ahli Fraksi Dibubarkan

LUWUK— Ketidak aktifan sebagian besar tenaga ahli fraksi di DPRD Banggai, terus menuai kritikkan. Saran Koordinator lembaga pemantau kinerja legislatif, eksekutif dan yudikatif (LPKLEY) Kabupaten Banggai, Kiran Kamran, sebaiknya tenaga ahli fraksi dibubarkan.
Pendapat ‘ekstrim’ Kiran yang disampaikannya, Kamis (3/8) kemarin ini bukan tanpa alasan. Keberadaan tenaga ahli fraksi di dewan nilainya tidak efektif. Malah yang terjadi hanyalah pemborosan anggaran. Betapa tidak, sekalipun tidak aktif berkantor, namun para tenaga ahli fraksi tetap mendapat gaji sebesar Rp2 juta per bulan.
Kiran sependapat dengan warning Ketua DPRD Banggai, Samsulbahri Mang saat rapat paripurna LKPD di kantor dewan agar tenaga ahli fraksi perlu dievaluasi, mengingat sering mengabaikan tupoksinya. “Sekwan Banggai harus menyikapi apa yang menjadi warning pak Ketua DPRD Banggai itu,” kata Kiran.
Buat fraksi di dewan lanjut Kiran, harus tegas menyikapi ketidak aktifan tenaga ahli fraksi yang direkrut. Sebab mereka digaji dari uang rakyat. Peran Tenaga ahli fraksi sangat efektif. Mereka kata Kiran menjadi dapur pemikir terhadap fraksi yang diwakilinya. Mereka juga dituntut menguasai regulasi yang bertalian dengan legislatif dan eksekutif. Kalau tupoksi itu tak mampu dijalankan, apalagi sering tak nongol di kantor dewan, sebaiknya tenaga ahli fraksi dihilangkan saja. Karena hanya menguras APBD Banggai. (yan)

About uman