Home » Berita Utama » Tahan Kenaikan Target PAD
Tahan Kenaikan  Target PAD
WENNY BUKAMO

Tahan Kenaikan Target PAD

BANGGAI – Bupati Wenny Bukamo mendorong organisasi perangkat daerah menggenjot pendapatan asli daerah. Dia tak menampik hingga saat ini sumber pendapatan Kabupaten Banggai Laut merupakan dana transfer dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut dia, total PAD daerah ini baru sekitar Rp 23 miliar. Itu pun ditambahkan dengan dana-dana simpanan pemerintah daerah pada tahun anggaran sebelumnya. “Ketergantungan kita kepada dana-dana pemerintah pusat itu masih sangat besar,” ujar dia.
Bupati Wenny membeberkan, ke depan keuangan negara diprediksi belum menggembirakan karena pembayaran utang Indonesia telah jatuh tempo. Karena itu, ini bisa berimbas ke dana transfer yang selama ini dikucurkan pemerintah pusat dan mendominasi struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Kita akan terpengaruh sekali bilamana ada pengurangan dana-dana transfer itu,” jelasnya.
Soal pendapatan asli daerah (PAD), Rabu (2/8), BPPKAD dan sejumlah organisasi perangkat daerah terlihat menggelar pertemuan. Ihwal rapat ini untuk membahas desakan legislatif mengenai peningkatan pendapatan asli daerah di sejumlah sektor. Termasuk di RSUD Banggai. “Rumah sakit itu memang tujuannya publik service orientation bukan profit orientation,” jelas Kepala BPKAD Kabupaten Banggai Laut, Idhamsyah Tompoh saat ditemui seusai pertemuan.
Di sektor perikanan, menurut Idhmasyah, memang bisa digenjot. Namun, tak bisa dipatok mengalami kenaikan hingga di atas 10 persen sebagaimana permintaan parlemen. “Penerimaan dalam negeri saja ‘capek’ apalagi kita di sini,” katanya.
Sementara itu, pendapatan asli daerah dari retribusi pasar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP) Kabupaten Banggai Laut, Wahlan Bukamo, menguraikan, pencapaiannya sekitar 53 persen. “Besok (Kamis, Red) ada setoran masuk lagi sekitar Rp 53,450 juta. Jadi, pencapaiannya sudah bisa 70 persen lebih,” urai Wahlan.
Untuk retibusi izin gangguan SITU/HO, Wahlan menyebutkan, telah mencapai sekitar 54 persen. Dia optimistis target yang dibebankan bisa dikejar hingga akhir tahun nanti. “Ini data per 31 Juli kemarin,” katanya. (ali)

About uman