Home » Torang p Sekolah » SMK Handayani Terapkan Pungutan
SMK Handayani  Terapkan Pungutan
Jemry Karamoy

SMK Handayani Terapkan Pungutan

LUWUK-Masalah dari pengalihan SMA/SMK dari kabupaten ke provinsi terus terjadi. Kali ini, salah satu sekolah kejuruan swasta SMK Handayani Luwuk terpaksa harus menerapkan pungutan sebesar Rp 125 ribu persiswa.
Kepala SMK Handayani Luwuk, Jemrys Karamoy menyatakan penerapan pungutan itu terpaksa dilakukan karena sudah tidak ada sumber dana untuk membayar upah guru honor. Kata dia, sejak SMA/SMK ditangani pemerintah provinsi Sulteng, pemerintah kabupaten sudah tidak lagi memberikan subsidi dana.
“Namun jumlah uang itu, sudah ada kesepakatan bersama dengan orangtua siswa,” ungkap Jemrys, Rabu (2/8).
Bahkan Ia mengakui, dengan jumlah yang pungutan itu belum bisa membayar gaji guru honor secara penuh. Apalagi dengan total guru honor yang mencapai 20 orang. “Meskipun begitu kita tidak lagi menambah beban orang tua siswa. Nanti kita cari altenatif lain,” jelasnya. Ia berharap, kesulitan itu bisa mendapatkan perhatian dan bantuan dari pihak terkait. (tr-55)

 

About uman