Home » Berita Utama » Rp 80 Juta Raib di Nissan Terrano
Rp 80 Juta  Raib di Nissan  Terrano
Salah seorang anggota Polisi tengah menunjuk mobil yang dimasuki orang tak dikenal yang mengambil uang Rp 80 juta, di depan kantor Panin Bank cabang Luwuk, Rabu (2/8).

Rp 80 Juta Raib di Nissan Terrano

LUWUK –Ini peringatan bagi warga Luwuk agar lebih berhati hati menjaga barang bawaannya, apalagi uang tunai dalam jumlah besar. Rabu Kemarin (2/8), uang tunai sebanyak Rp 80 juta hilang di dalam mobil Nissan Tarrano, yang parkir di depan Bank Panin Luwuk, kompleks Golden Hill, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk.
Informasi yang dihimpun Luwuk Post menyebutkan, peristiwa ini terjadi sekira pukul 10.30 Wita. Dua warga mengambil uang Rp 80 juta dari Bank BPD Sulteng, lalu mau ditransfer ke Palu melalui Bank Panin.
Uang tersebut dikemas di dalam kantong plastik, dan disimpan di dalam jok mobil. Seorang karyawan yang juga bendahara di salah satu pengusaha besar di Luwuk berinisial OM ini keluar dari mobil dan masuk ke dalam Bank Panin untuk mengisi slip transfer.
Tak selang beberapa lama, rekan OM berinisial NT ikut keluar dan masuk mengikuti OM.
Mereka berdua saling harap. NT berharap OM sudah membawa uangnya, begitupun sebaliknya. Ironisnya lagi, mobil ditinggalkan dalam keadaan pintu tak terkunci.
Hanya sekira 5 menit meninggalkan mobil dengan nomor polisi DN 728 AF itu, mereka berdua balik dan mengecek uangnya. Tak disangka, uang itupun raib dibawa maling.
Kabag Ops Polres Banggai Kompol Margiyanta saat dikonfirmasi membenarkan kronologis tersebut. Kendati demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Apakah uang tersebut dicuri ataukah ada motif lain.
“Kami sudah melakukan identifikasi di lokasi kejadian,” ungkapnya, kemarin.
Dikatakan, pihaknya belum memastikan berapa pelaku dalam pencurian, sebab tidak ada saksi yang melihat langsung. Bahkan, rekaman CCTV yang ada di Bank Sulteng maupun Bank Panin sudah diperiksa, tapi belum ada rekaman yang mencurigakan.
“Tapi kami masih pelajari lagi isi rekaman CCTV lain yang ada di sekitar Bank Panin dan Bank Sulteng,” kata Margiyanta.
“Kami juga masih mengejar kesaksian korban dengan rentang waktu saat uang itu dinyatakan hilang,” katanya lagi.
Tidak Ada Kecurigaan
NN, salah seorang korban mengaku tidak menyangka kalau uang Rp 80 juta tersebut raib. Sebab, dari perjalanannya bersama rekannya OM dari Bank BPD Sulteng, tidak ada yang mengikuti. “Tujuan kami ke Bank Panin untuk transfer uang ke Palu,” tutur wanita yang bekerja di Badan Pusat Statistik itu.
Meski demikian, Ia sempat menegur Naomi agar berhati-hati memegang uang yang nilainya sangat fantastis tersebut. “Saya baru pertama kali ba transfer disini,” terang wanita berjilbab tersebut.
Kepala Bank Panin, Donal mengaku tidak menyangka bisa terjadi, karena sejak berdiri, kejadian pencurian di depan kantornya baru pertama kali terjadi. “Kejadian ini baru pertama kali terjadi,” terangnya. (awi/gom)

About uman