Home » Politik » Bapemperda Didesak Bahas Raperda Desa
Bapemperda Didesak Bahas Raperda Desa
Winancy Ndobe

Bapemperda Didesak Bahas Raperda Desa

LUWUK— Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Banggai didesak untuk segera membahas tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) yang bertalian dengan desa. Dengan belum disahkannya menjadi peraturan daerah (Perda), maka pemerintahan di desa tidak akan berjalan optimal.
Anggota Bapemperda DPRD Banggai, Winancy Ndobe yang ditemui, Jumat (28/7) kemarin mengatakan, tiga Raperda yang bertalian dengan desa, yakni Raperda tentang perubahan Pilkades, Raperda tentang pemberhentian kepala desa dan Raperda menyangkut pengangkatan dan pemberhentian aparat desa, dokumennya telah dikirim eksekutif.
Mestinya kata Winancy, Bapemperda tidak lagi menunda pembahasannya, mengingat tiga produk hukum itu memberi pengaruh terhadap roda pemerintahan di desa.
Khusus Raperda tentang pengangkatan dan pemberhentian aparat desa lanjut anggota Komisi 1 DPRD Banggai ini, sudah sangat emergensi. Pasalnya, kepala desa hasil pilkada serentak, belum bisa mengambil kebijakan baik mengangkat maupun memberhentikan aparatnya. Itu disebabkan belum adanya payung hukum.
“Dalam Raperda itu ada pembatasan usia aparat desa, yakni 20-42 tahun. Begitu pula dengan pendidikan minimal SMA. Nah, ketentuan itu yang segera ditetapkan,” kata Ketua Fraksi Partai Gerindra ini.
Kabag Persidangan dan Risalah DPRD Banggai, Fery Sujarman belum dapat memastikan jadwal pembahasan tiga Raperda yang bertalian dengan desa plus Raperda tentang pemberdayaan koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah itu. Dia hanya memberi gambaran bahwa agendanya akan dihelat pekan pertama bulan Agustus. (yan)

 

 

About uman