Home » Berita Utama » 5 Hari tak Sadarkan Diri
5 Hari tak Sadarkan Diri
Korban kecelakaan lalulintas di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di perkebunan kelapa sawit Desa Gori-gori, Kecamatan Batui Selatan, Minggu (23/7) lalu dirujuk ke Makasar karena sudah 5 hari dirawat di ruang ICU, RSUD Luwuk belum sadarkan diri, Kamis (27/7).

5 Hari tak Sadarkan Diri

LUWUK-Setelah tak sadarkan diri selama 5 hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk, korban lakalantas di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di perkebunan kelapa sawit Desa Gori-gori, Kecamatan Batui Selatan, Kopda Sahrun Moku, terpaksa di rujuk ke Rumah Sakit Palamonia, Makassar, Kamis (27/7).Korban yang juga anggota TNI yang saat ini bertugas di Kodim 1308 L/B berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dokter RSU Luwuk mengalami patah tulang belakang.“Rencananya akan dioperasi di Makassar,” jelasnya adik kandung korban Sarpin, saat ditemui di depan ruang ICU, Kamis kemarin.Keberangkatan korban lakalantas itu mendapatkan bantuan dari sejumlah pimpinan perangkat daerah yang diserahkan Kasdim 1308 L/B.  Ia berharap pihak terkait bisa ikut membantu biaya korban yang dirujuk ke Makassar itu. “Saat ini kita sudah menerima bantuan dana dari Kepala staf Kodim yang berasal dari kepala-kepala dinas atas perintah bupati,” tuturnya.  Sementara itu, keluarga korban lainnya Hamka Puasa menyatakan negara Indonesia adalah negara hukum. Sehingga jika kasus itu melanggar hukum, Ia berharap ada tindaklanjut dari pihak kepolisian.“Jangan sampai kasus ini tidak ditindaklanjuti,” terangnya.Lanjut Hamka, karena lakalantas itu terjadi ada saksi yang melihat bahwa korban itu disambar oleh mobil jenis fortuner.“Dan kenyataannya helm korban hancur. Tersisa gabus yang menempel di kepala, dan ini bisa dijadikan bukti juga bahwa korban disambar, bukan murni kecelakaan tunggal,” jelasnya.Ia menegaskan, jika memang kecelakaan tunggal tidak mungkin hanya pengendara yang parah, kemudian boncengan korban baik-baik saja. “Itu hal yang tidak mungkin, yang dibonceng sehat kemudian yang mengendarai motor separah ini,” terangnya. Amatan Luwuk Post sekira pukul 16.00 Wita korban diberangkat dari RSUD Luwuk menuju Bandara.  [tr-55]

About uman