Home » Berita Utama » Welcome 8 ASN Nonjob
Welcome 8 ASN Nonjob
Sejumlah ASN Pejabat Tinggi Pratama akan diwawancarai pansel, sebelum dilantik Bupati Banggai Herwin Yatim akhir Juli 2017 ini. Tampak Bupati Banggai saat menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan, beberapa waktu lalu.

Welcome 8 ASN Nonjob

LUWUK-Rotasi Pejabat Tinggi Pratama (PTP) atau eselon 2 yang akan menduduki pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipastikan akan dilaksanakan akhir bulan Juli 2017 mendatang.
Sebelumnya, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) PTP yang saat ini memimpin perangkat daerah maupun tak menjabat akan mengikuti proses wawancara yang akan dilaksanakan panitia seleksi jabatan yang dipimpin Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulteng Dery Djanggola pada 24 hingga 26 Juli 2017 mendatang. Tim pansel ini beranggotakan Rektor Untika Musdar Amin, Rektor Unismuh Farid Haluti, salah satu guru besar dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Tadulako (Untad).
Pantauan koran ini selama beberapa hari terakhir di kantor BKDSDM tak terlihat ASN Pejabat Administrator (eselon 3) yang memasukan berkas persyaratan. Artinya, Bupati Banggai Herwin Yatim sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) konsisten tak akan melakukan promosi dan akan kembali menempatkan ASN PTP yang dinonjobkan saat pelantikan yang dilakukan di aula Dinas Perkebunan tahun 2016 silam.
Diyakini, nama–nama seperti Djuanda Balahanti, Safari Yunus, Irpan Poma, Abd Haris Hakim, Syamsulrijal Poma, Usman Suni, Yusran Kasim, Martono Suling dan Isnaeni Larekeng bakal memimpin OPD berdasarkan perda tentang perangkat daerah versi Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016.
Bupati Banggai juga akan melakukan rotasi pada sejumlah pimpinan perangkat daerah yang saat ini menjabat berdasarkan kompetensi dan riwayat jabatan sebelum 30 Desember 2016. Meski begitu, satu-satunya ASN yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan dr Anang Otoluwa diprediksi akan terdepak dari jabatannya.
Indikatornya, dari puluhan ASN PTP yang saat ini menjabat dan tidak dalam posisi memimpin perangkat daerah, mantan Direktur AKPER Luwuk ini miskin riwayat jabatan. Bahkan saat diangkat pertama kali Anang hanya berstatus sebagai tenaga fungsional dokter di Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai.
“Pansel telah mengeluarkan format isian. Salah satunya adalah riwayat jabatan, Anang tidak memulai karirnya dari bawah. Kalau dia (Anang,red) diloloskan maka saya kira pansel punya beban moril terhadap ASN PTP yang riwayat jabatannya panjang namun tak diloloskan. Ini aturan, bukan dikarang-karang. Riwayat jabatannya bukan piagam penghargaan yang hanya menambah poin penilaian naik pangkat,” tutur salah satu sumber resmi koran ini.(bd)

About uman