Home » Banggai Kepulauan » Laut Bangkep Mengganas
Laut Bangkep Mengganas
Sepekan terakhir ini, cuaca buruk kembali terjadi di Bangkep. Ketinggian ombak mencapai satu meter lebih.

Laut Bangkep Mengganas

SALAKAN– Bagi semua yang ingin beraktivitas pelayaran di perairan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Provinsi Sulteng, wajib meningkatkan kewaspadaanya. Sebab, cuaca di perairan Bangkep saat ini tidak lahi bersahabat. Cuaca buruk di perairan Bangkep sudah terjadi sejak sepekan terakhir.
Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai satu meter lebih. Kondisi itu, diperparah dengan tiupan angin kencang dan hujan deras yang biasanya datang tiba-tiba. Secara umum, arus lalulintas pelayaran di Bangkep belum begitu terganggu.
“Tetap berlayar seperti biasanya. Kewaspadaan saja lebih ditingkatkan, karena ombaknya cukup besar,” ungkap Arif, seorang motoris perahu motor reluger di Bangkep, Selasa (18/7).
Berbeda dengan kapal motor reguler yang tetap dengan aktivitas pelayarannya, sejumlah nelayan di Bangkep, sebaliknya mengaku memilih untuk tidak melaut di tengah cuaca buruk seperti ini.
“Rata-rata nelayan disini, hanya mengandalkan perahu kecil dengan mesin katinting. Jadi kalau musim kencang begini, kami sedikit kuatir untuk turun melaut,” kata Uwa, seorang nelayan Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan.
Selain kondisi perahu yang tidak layak, kata Uwa, menangkap ikan dengan cuara buruk, bukanlah perkara muda. “Kalaupun tetap melaut, hasilnya juga sedikit dan tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk melaut seperti untuk beli bahan bakar dan lainnya,” terang Uwa.
Banyaknya nelayan yang tidak turun melaut, membuat pasokan ikan di pasar menurun drastis. Alhasil, harga jual ikan melonjak tajam hingga dua kali lipat dari harga yang biasa dijual pedagang di hari-hari biasa sebelum terjadinya cuaca buruk ini. Pemerintah Kabupaten Bangkep, secara resmi belum menggeluarkan larangan untuk berlayar. Biasanya, pemerintah setempat baru mengeluarkan imbauannya setelah mengamati kondisi cuaca buruk yang semakin parah. (wan)

 

About uman