Home » Berita Utama » Ibrahim Sebut Parkir Mobil Mewah Hanya Sementara
Ibrahim Sebut  Parkir Mobil Mewah  Hanya Sementara
Bangunan tempat parkir mobil mewah di kawasan RTH Kelurahan Tombang Permai akan dieksekusi bongkar Sat Pol PP.

Ibrahim Sebut Parkir Mobil Mewah Hanya Sementara

LUWUK—Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Ibrahim Darise, menilai tidak ada yang salah dengan bangunan parkir mobil mewah di kompleks SPBU Kilometer Lima. Menurut Ibrahim Darise, parkir mobil mewah itu tidak dibangun permanen tapi hanya sementara waktu.
Apalagi, kata dia, pemilik mobil mewah membangun parkir di depan rumahnya dengan cukup rapi, dan tidak menganggu keindahan kota.“ Masalah parkir mobil mewah di kilo lima itu tidak perlu diributkan sehingga terlihat seakan akan hanya itu yang penting diurus di daerah ini,” tuturnya kepada wartawan kemarin.
Ibrahim yakin pemilik parkir mobil mewah akan kooperatif jika suatu saat kawasan itu digunakan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat banyak.”Selain tidak menganggu, menurut saya parkir mobil mewah ini tidak perlu dipermasalahkan,” katanya lantas tersenyum.
Ibrahim mengaku penilaiannya tersebut bukan karena kenal dengan pemiliknya. “Saya tidak kenal (pemiliknya). Ketemu di jalan saja tidak pernah. Tapi saya melihat ini tidak penting dipermasalahkan,” tambahnya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Banggai, Yuten Koleba, mengaku, akan menertibkan parkir mobil mewah di kawasan SPBU Kilometer Lima. Ia mengatakan, pihaknya sudah mengingatkan bahwa kawasan itu adalah jalur hijau. Tapi, pembangunan parkir mobil mewah justru terus berlanjut.”Saya larang karena melanggar perda. Itu jalur hijau. Meskipun itu adalah tanah pemilik mobil mewah. Saya tetap akan bongkar,” katanya belum lama.
Yuten menegaskan penertiban parkir mobil mewah dilakukan karena dibangun di kawasan jalur hijau. “Ini bukan karena perintah bupati tapi semata mata penegakan perda. Saya akan bongkar nanti. Suratnya sudah ditembuskan kepada Bupati dan Muspida,” katanya.
Ditanya soal pemilik kios maupun penjual bensin di kawasan tersebut, Yuten mengaku juga akan ditertibkan.“Itu akan ditangani kemudian,” katanya.
Terpisah, Lurah Tombang Permai Utu Mangkona mengakui, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan terkait bangunan tempat parkir mewah yang berada di wilayahnya. Menurutnya, bangunan tersebut tak mempunyai izin ataupun rekomendasi apapun dari pihak kelurahan Tombang Permai. “Bangunan itu tak punya izin, hanya untuk mengeksekusinya ada pada Sat Pol PP, sehingga kami menyurat ke Sat Pol PP untuk dieksekusi bongkar,” tutur Utu. (ris/bd)

 

About uman