Home » Banggai Laut » 32 Warga Matanga Terserang Diare
32 Warga Matanga  Terserang Diare
Petugas TGC Dinkes/KB Kabupaten Banggai Laut saat memeriksa pasien diare di Desa Matanga, Kecamatan Banggai Selatan, Sabtu (17/7)

32 Warga Matanga Terserang Diare

BANGGAI SELATAN – Sebanyak 32 warga Desa Matanga, Kecamatan Banggai Selatan terserang penyakit diare. Beruntung, Tim Gerak Cepat (TGC) Dinkes/KB Kabupaten Banggai Laut langsung merespons kejadian massal tersebut dengan mendatangi satu per satu pasien pada Sabtu (15/7).
Anggota TGC Dinkes/KB Kabupaten Banggai Laut Ikbal M. Manggapa mengungkapkan, rata-rata warga yang diserang diare baru berusia setahun. “Orang dewasa hanya dua warga. Tapi yang lain sudah sembuh,” jelas Ikbal, Senin (17/7).
Lanjut Ikbal, tiga balita masing-masing bernama Censi (1), Arda (1,3), dan Avika (usia 10 bulan), harus dirujuk ke RSUD Banggai Laut hari itu juga untuk mendapatkan penanganan medis. “Sementara masih lakukan pemantauan di Matanga sampai 10 hari sejak pemeriksaan,” katanya.
Menurut Ikbal, puluhan masyarakat terserang diare akibat kondisi lingkungan yang tidak bersih. Sebab, wilayah tersebut kekurangan MCK. “BAB (buang air besar) langsung di laut. Di Dusun 6 paling banyak terserang karena daerah pesisir. Terus faktor cuaca juga berpengaruh,” paparnya.
Apakah ini masuk kejadian luar biasa (KLB) di sektor kesehatan? Ikbal menyatakan, baru sebatas peningkatan status. “Dari tahun 2014 tidak ada penyakit ini di sana baru tahun 2017 ini,” jelas dia.

Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Puskesmas Banggai Tengah. Pemberian obat penawar dan pencegah diaere juga sudah diberikan petugas. “Obat oralit juga diberikan, ” tuturnya.
Sementara itu, seorang petugas kesehatan di Puskesmas Banggai Selatan mengonfirmasi, hingga kemarin belum terdapat penambahan pasien diare. Pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan petugas kesehatan Pustu Matanga. “Selain pengobatan kami juga lakukan penyuluhan, ” ujarnya. (ali)

About uman