Home » Metro Luwuk » Pemda Banggai harus Bersikap
Pemda Banggai harus Bersikap
Syahrin Taalek

Pemda Banggai harus Bersikap

LUWUK— Lokasi pembangunan kantor Camat Nambo terus berpolemik. Warga desa Nambo Bosa menginginkan dibangun di wilayahnya. Dilain sisi, warga Kelurahan Lontio ngotot agar pusat pemerintahan itu terletak di ibukota kecamatan. Hanya satu langkah alternatif dalam menyelesaikan perbedaan persepsi itu, yakni Pemda Banggai harus mengambil sikap.
Sebelumnya puluhan warga Nambo Bosa mendatangi Ketua DPRD Banggai, Samsulbahri Mang. Mereka meminta agar pembangunan kantor camat segera direalisasikan. Saat itu politisi Partai Golkar tersebut belum memberi jawaban konkrit. Tapi dia berjanji akan berkonsultasi dengan Bupati Banggai Herwin Yatim untuk mempertemukan semua pihak yang berkompoten.
Tomundo Linca yang juga warga Lontio Syahrin Taalek Minggu (16/7) mengatakan, ketegasan Pemda Banggai saat ini sangat dibutuhkan. Jika tidak, maka polemik lahan kantor Camat akan terus berkepanjangan.
Bagi Syahrin, sebenarnya persoalannya sudah selesai, ketika semuanya merujuk pada Perda. “Kan jelas dalam Perda disebutkan kantor camat berada dalam wilayah ibukota. Lagi pula di Lontio ada lahan yang telah dihibahkan warga,” jelas Syahrin.
Kantor camat kata Syahrin merupakan simbol dari ibukota kecamatan. Silakan warga Nambo Bosa meminta dibangunkan kantor Polsek, Koramil dan Puskesmas di wilayahnya. Tapi untuk kantor camat di Lontio harga mati.
“SMK dan SMP sudah ada di Nambo Bosa. Begitu pula industri batik. Masa kantor camat di wilayah itu lagi. Nama Nambo yang dijadikan nama kecamatan juga sudah mewakilinya. Saya kira kantor camat di Lontio sebagai bentuk azas keadilan,” ujarnya.
Syahrin juga meminta kepada politisi untuk tidak mempolitisasi persoalan ini. Artinya, mereka dengan statemen bersayap mencari simpatik warga. Sejatinya, kembalikan saja pada aturan sebagai panglima tertinggi.
Sekedar mengingatkan, Kecamatan Nambo mekar sejak pemerintahan Sofhian Mile pada tahun 2012. Ada tujuh desa dan kelurahan yang tergabung dalam kecamatan itu, yakni Nambo Padang, Nambo Lempek dan Koyoan dari wilayah administrasi Kecamatan Luwuk. Sedang dari wilayah Kecamatan Kintom adalah Kelurahan Lontion, desa Lumbe, desa Padungnyo dan desa Sayombongin. (yan)

About uman