Home » Berita Utama » Lagi, 3 ABK Ditemukan Ijazah Palsu
Lagi, 3 ABK  Ditemukan Ijazah Palsu
Petugas KUPP Luwuk saat memeriksa ijazah ABK di ruang aula KUPP Luwuk.

Lagi, 3 ABK Ditemukan Ijazah Palsu

LUWUK–Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Luwuk kembali menemukan tiga Anak Buah Kapal (ABK) berijazah kelautan palsu, pada pemeriksaan ijazah hari kedua, Selasa (11/7).“Ketiga ABK itu bekerja pada KM Lady Fortuna,” ungkap Kepala Bidang Kelaikan Kapal KUPP Luwuk, Juktias Mare saat dikonfirmasi Luwuk Post, kemarin.
Di hari kedua pemeriksaan, lanjut dia, ada 7 kapal dan 46 ABK. Masih ada 4 kapal yang belum diperiksa, karena masih berada di luar perairan Kabupaten Banggai. “Jumlah keseluruhan ada 23 kapal. Hari pertama 11, kedua 8, sisanya 4 kapal,” tuturnya.
Untuk 4 kapal, ditargetkan pekan ini. Sebab, selain masih berada di luar Kabupaten Banggai, ada beberapa kapal yang masih naik dock. “Kalau hari Minggu nanti, ABK KM Tanjung Api akan diperiksa,” beber Juktias.
Ia menyatakan, upaya KUPP Luwuk untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi sistem pelayaran. Mengingat, kapal-kapal yang diperiska merupakan jasa angkutan penumpang dan angkutan barang.
Olehnya itu, ABK harus punya keahlian pelayaran. Untuk mendapatkan keahlian itu, mereka harus mengikuti pendidikan pelayaran yang dibuktikan dengan ijazah.
“Kami sudah disorot soal keahlian pelayaran pada ABK. Maka, langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian kepada pengguna jasa pelayaran yang aman dan nyaman,” katanya. Juktias menjelaskan, saat ini, sudah ada aturan baru tentang sistem pelayaran, bahwa ABK yang bekerja di kapal kapal pelayaran rakyat cukup mengantongi Surat Kecakapan Khusus (SKK).
“Tapi di Luwuk belum berlaku aturan ini. Sehingga keahlian khusus wajib dimiliki AKB yang bekerja di kapal dengan kapasitas 35 GT ke atas,” terangnya.(awi)

About uman