Home » Metro Luwuk » Keluarga Korban Lakalantas Tutup Jalan
Keluarga Korban Lakalantas Tutup Jalan
Keluarga korban lakalantas memblokade akses Jalan Trans Sulawesi Desa Masing, Kecamatan Batui Selatan, Senin (19/6). Aksi ini dilakukan karena keluarga korban kecewa dengan kinerja polisi.

Keluarga Korban Lakalantas Tutup Jalan

LUWUK – Keluarga korban tabrak lari memblokade Jalan Trans Sulawesi di Dusun Manampak, Desa Masing, Kecamatan batui Selatan, Senin (19/6). Penutupan jalan dilakukan karena keluarga korban kecewa dengan kinerja polisi yang belum berhasil menangkap pelaku tabrak lari yang menewaskan keluarga mereka berinisial NR (38) pada Sabtu (15/4).
Aksi blokade jalan dilakukan sejak pukul 05.30 Wita. Suami korban dengan keluargannya sekira 20 orang membentangkan kayu di tengah jalan. Akibatnya, akses jalan lumpuh total.
Keluarga korban tidak puas dengan penanganan kasus tersebut. Bahkan mereka menilai, kasus ini terkesan berjalan di tempat.
Menyikapi hal itu, Kapolsek Batui Iptu Andi Syamsuri bersama sejumlah anggota langsung mengamankan lokasi dan memediasi tuntutan mereka. Suami korban pun dibawa ke Polres Banggai.
“Suami korban sudah diberikan penjelasan terkait penanganan kasus oleh penyidik lakalantas Polres Banggai,” kata Kasubag Humas Polres Banggai AKP Wiratno Apit, kemarin.
Kata dia, Polres Banggai terus melakukan penyelidikan. Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. “Bukti-bukti masih dikumpulkan,” katanya.
Seusai diberikan penjelasan, akses jalan pun dibuka oleh keluarga korban sekira pukul 08.00 Wita. Arus lalu lintas akhirnya normal kembali.

Lakalantas maut tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi Desa Masing, Kecamatan Batui Selatan, Sabtu (15/4) lalu, sekira pukul 08.20 Wita. NR (38) tewas di tempat.
Korban diduga tewas tergilas ban sepeda motor Viar, yang belum diketahui identitasnya. Sebab, setelah kecelakaan maut tersebut, pengendara sepeda Viar langsung melarikan diri.
Informasi yang dihimpun, awalnya, sepeda motor Suzuki Nex warna biru tanpa nomor kendaraan, yang dikendarai SU (40) berboncengan dengan NR (38) dari arah Toili menuju Luwuk.

Saat tiba di Desa Masing, pengendara sepeda motor melambung sepeda motor Viar warna merah, yang belum diketahui identitas pengendara. Sehingga, sepeda motor Suzuki Nex dan Viar bersenggolan yang mengakibatkan korban terjatuh.
Saat itu, korban SU mengalami luka di kepala sebelah kiri, bengkak di mata kanan, luka lecet bibir atas bawah, bengkak di leher kanan, luka lutut kanan dan luka di punggung kiri. Sementara korban tewas, mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kanan, luka robek di belakang telinga kanan, luka robek kepala bagian atas, pendarahan di telinga, luka retak pada seluruh tulang kepala.(awi)

About uman