Home » Politik » Perang ‘Dingin’ di Gapensi
Perang ‘Dingin’ di Gapensi
Di tubuh Gapensi Kabupaten Banggai saat ini perang dingin. Itu dipicu tidak meratanya pembagian proyek. Tampak Ko Suntek (tengah) dan Ko Herson (kanan) pada Muscab Gapensi Banggai beberapa waktu lalu.

Perang ‘Dingin’ di Gapensi

LUWUK— Pengumuman yang dipajang di kantor Gapensi Banggai yang berisikan keluhan para kontraktor terkait pembagian proyek, tidak ditanggapi Sunardy Hongkiriwang atau Ko Suntek yang nota bene ketua dari organisasi jasa konstruksi tersebut.
Bahkan komentar Ko Suntek yang dihubungi via ponsel belum lama ini, memberi kesan bahwa ada perang dingin diinternal organisasi yang bermarkas di jalan R. Suprapto Kelurahan Karaton itu. “Saya tidak tahu menahu soal pengumuman itu,” ucap Ko Suntek. “Tanya saja pada Ko Herson. Dia yang tahu soal itu,” sambung Ko Suntek.
Pengumuman yang ditulis di kertas bercop BPC Gapensi Kabupaten Banggai itu, memang tak ditanda-tangani Ko Suntek. Artinya, nada protes tersebut bukan berasal dari Direktur CV. Sinar Terang Anugerah itu. Lantas mengapa Ko Suntek mengisyaratkan bahwa pemajangan pengumuman tersebut disponsori Herson Tjoanto yang juga Wakil Ketua BPC Gapensi Banggai?
Pada Muscab Gapensi Banggai keduanya sama-sama nyalon sebagai calon ketua. Namun akhirnya Ko Herson menyatakan mundur dari pencalonan. Sehingga Ko Suntek terpilih secara aklamasi pada Muscab yang dilaksanakan di Grand Soho itu.
Lahir persepsi publik. Mungkin saja keduanya tidak sejalan lagi dalam organisasi itu. Sehingga muncul perang dingin antara Ko Suntek dan Ko Herson. Hal ini tentu saja memberi pengaruh terhadap eksistensi Gapensi Banggai, ketika kedua elitnya tidak harmonis. (yan)

About uman