Home » Banggai Kepulauan » Bangkep dan Berbagai Macam Potensi Wisatanya
Bangkep dan Berbagai Macam Potensi Wisatanya
Salah satu pantai yang ada di Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Bangkep dan Berbagai Macam Potensi Wisatanya

Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) memiliki potensi wisata yang beragam. Berbagai obyek wisara baik atas maupun bawah laut memiliki daya tarik tersendiri.

Laporan : Andi Ardin A.Nd, Luwuk Post
Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) merupakan daerah pecahan Kabupaten Banggai. Untuk sampai di Salakan, Ibukota Bangkep, dari Luwuk (Ibukota Kabupaten Banggai) kita harus menggunakan transportasi laut, seperti kapal Feri ataupun kapal kayu, dengan waktu tempu sekira enam jam lamanya.
Kita juga bisa menggunakan kapal cepat, dengan waktu tempu kurang dari tiga jam saja.
Di daerah ini, terdapat sekira 114.000 penduduk yang mayoritas hidupnya bergantung pada sektor kelautan. Itu disebabkan karena Bangkep memiliki wilayah laut yang sangat luas.
Bangkep termaksud dalam kawasan wilayah yang memiliki keunikan tersendiri.
Wilayah ini terdiri dari pulau besar, pulau kecil, pegunungan dan perbukitan yang cukup indah. Dengan wilayah yang cukup luas, Kabupaten Bangkep dianugerahi dengan berbagai macam potensi, diantaranya adalah potensi pariwisata.
Obyek dan daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Bangkep di kategorikan tiga jenis, yakni wisata bahari, wisata alam dan wisata budaya.
Total sebanyak 65 obyek wisata yang terdiri dari  25 obyek wisata alam, 5 obyek wisata bahari, dan 35 obyek wisata budaya dan sejarah, tersebar di 40 desa dan 12 kecamatan.
Setiap tahunnya, objek wisata yang ada di Bangkep didatangi ribuan wisatawan asing maupun lokal. Itu sejalan dengan upaya instansi terkait dalam mengekspor potensi sumberdaya pariwisata, hingga menarik perhatian dunia.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkep, Dra. Abderiana Loto, belum lama ini mengatakan, berbagai macam upaya terus dilakukan untuk mengeksplor potensi wisata yang dimiliki Bangkep. Bahkan, tak jarang potensi wisata yang dimiliki Bangkep diperkenalkan melaui media TV, baik nasional maupun swasta. “Sudah sering objek wisata di Bangkep ini ditampilkan di TV,” katanya.
Menurut Dia, potensi wisata yang dimiliki Bangkep tak kalah dengan daerah daerah lain. Namun demikian, Ia tak menampir masih minimnya ketersediaan sarana dan prasarana penunjang yang dapat dimanfaatkan para pengunjung.
“Tentunya, di kawasan pariwisata harus ada home stay, tempat duduk, air bersih, listrik dan berbagaimacam fasilitas pendukung lainnya. Ini harus ada kerjasama pihak pihak terkait  dan tidak hanya Dinas kebudayaan dan Pariwisata saja,” katanya.
Untuk tahun 2017 ini, lanjut Dia, anggaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata hanya berjumlah Rp 1,5 miliar. Jumlah terrsebut tidak dapat menunjang kebutuhan pengembanngan pariwisata yang ada.
“Anggaran itu kita gunakan untuk semua keperluan selama  1 tahun. Tentunya itu tidak akan cukup untuk memfasilitasi pengembangan potensi kawasan wisata yang ada,” katanya.
Ia berharap, potensi wisata yang dimiliki Bangkep tidak hanya menjadi tanggungjawab Dinas Kebudayaan dan Pariwisata saja. untuk mengembangkan potensi wisata yang ada, harus dibutuhkan kerjasama dengan seluruh instansi terkait.
“Dinas terkait harus sama sama membangun satu kawasan wisata yang lebih baik, khususnya untuk keterseodiaan sarana dan prasarana pendukung,” katanya. (*)

About uman