Home » Metro Luwuk » Sopir Bupati Dilepas
Sopir Bupati Dilepas
Beginilah kondisi kendaraan dinas milik Bupati Banggai, usai menabrak seorang pengendara, Senin (5/5). Saat ini, Ebit, sopir Bupati, telah dilepas oleh pihak kepolsiain karena belum cukup bukti.

Sopir Bupati Dilepas

LUWUK– Sopir Bupati Banggai, Abdul Rahman alias Ebit (36), dilepas oleh pihak kepolisian setelah menjalani pemeriksaan dan penahanan selama 4 hari di Mapolres Banggai, Kamis (8/6). “Rencanannya, sopir pak bupati dikeluarkan hari ini (kemarin)” ungkap penyidik lakalantas melalui Kasubag Humas Polres Banggai, AKP Wiratno Apit, kemarin.
Dikatakan, sudah ada beberapa saksi diperiksa, termasuk anggota polisi yang berada di dalam mobil Patwal. Dari hasil pemeriksaan sementara, belum cukup bukti untuk menetapkan sopir bupati sebagai tersangka. “Intinya, belum cukup bukti,” katanya.
Meski demikian, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Jika terpenuhi barang bukti, maka akan dinaikan statusnya menjadi penyidikan.
Seperti diberitakan sebelumnya, iring-iringan kendaraan rombongan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, menabrak pengendara sepeda motor di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom, Senin (5/6) sekira pukul 12.00 Wita. Satu korban tewas di tempat, sementara seorang remaja yang berboncengan kritis dan tengah mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis.
Kendaraan yang dikawal tim Satuan Lalu Lintas Polda Sulteng itu berangkat dari arah Kecamatan Toili Barat seusai melakukan kunjungan kerja. Saat pulang, rombongan mengejar jadwal penerbangan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola yang akan bertolak ke Palu. Naas, saat melaju di jalan Trans Sulawesi Kecamatan Kintom, salah satu mobil toyota Innova dengan pelat nomor DN 1 C  yang dikemudikan Abdul Rahman alias Ebit, tak bisa menghindar dan menabrak pengendara sepeda motor DN 4319 QD dari arah berlawanan.
Pengendara yang diketahui bernama Doli Wanti Nia (36), warga Desa Solan, tewas seketika. Sementara Berry (16), keponakan Doli Wanti Nia yang masih berseragam SMP kritis karena mengalami patah tulang di beberapa bagian badan. Kedua korban diketahui berangkat dari Kota Luwuk usai melakukan pengurusan persiapan pendaftaran siswa baru. Saat ini, Berry tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Luwuk.
Sejumlah saksi yang ditemui di lokasi kejadian menyebutkan bahwa sepeda motor yang diduga dikendarai Berry sempat menepi saat mobil patroli pengawalan lewat. Namun setelah mobil DN 1 yang ditumpangi gubernur dan bupati lewat Ia berupaya naik dari tepi kiri jalan. Apesnya, sepeda motornya oleng dan masuk jalur berlawanan hingga bertabrakan dengan kendaraan yang dikemudikan Ebit.
Mobil DN 1 C yang berada di posisi ketiga sempat menghindar namun tabrakan maut tak bisa terelakkan. Usai menabrak sepeda motor, kendaraan dinas Bupati Banggai Ir Herwin Yatim MM itu menabrak pagar rumah seorang pejabat eselon 3 pemda Banggai, Sudar. Dua tiang utama pagar roboh, bahkan pintu pagar dari besi rusak. Mobil innova mengalami kerusakan serius di bagian mesin, sementara pengemudi selamat karena tertolong airbag (kantung udara).
Usai kejadian, pengemudi langsung mengamankan diri ke polsek Kintom yang kemudian dilarikan ke Polres Banggai. Sementara rombongan Gubernur dan Bupati Banggai hanya berhenti sebentar tanpa keluar dari mobil, langsung tancap gas melanjutkan perjalanan. Namun beberapa kepala OPD turun dan langsung memberikan pertolongan kepada korban kritis.(awi)

About uman