Home » Berita Utama » Wabup Damprat Kasat Pol PP
Wabup Damprat Kasat Pol PP
Sejumlah massa aksi Front Masyarakat Tanjung Bersatu saat saling dorong dengan puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja saat menggelar aksi di kantor Bupati Banggai, Senin (5/6).

Wabup Damprat Kasat Pol PP

LUWUK-Inilah akibatnya kalau Satuan Polisi Pamong Praja tak sigap dalam melaksanakan tugasnya. Seperti yang terjadi saat massa aksi masyarakat Tanjung merusak sejumlah fasilitas kantor Bupati Banggai, Senin (5/6). Kasat Pol PP Yuten Koleba tak mengarahkan anggotanya untuk melakukan pengamanan. Padahal jarak kantor Sat Pol PP sangat dekat dengan kantor bupati.
Atas kelalaian Sat Pol PP itu, Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo secara mendadak memanggil Kasat Pol PP Yuten Koleba serta seluruh kepala bidang di institusi pengamanan internal pemda tersebut. Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan Wabup Mustar mendamprat Yuten Koleba, karena kelalaian ketidaksiagaan anggota dalam menangani pengamanan di kantor Bupati Banggai yang mengakibatkan sejumlah kaca kantor dan fasilitasnya rusak.
Wakil Bupati Mustar Labolo saat dikonfirmasi menegaskan, apa yang dilakukannya pada Kasat Pol PP dan Pejabat Administrator adalah bagian dari pembinaan. Menurut Wabup Mustar Satpol PP harus lebih sigap dan tanggap atas seluruh gerakan yang berpotensi menimbulkan hal-hal yang membahayakan.
“Anda lihat sendiri bagaimana kantor bupati rusak, saya hanya mengingatkan agar mereka sigap dan tanggap terhadap pengamanan kantor bupati dan aset- aset pemda lainnya. Harus tegas dan ikuti protap pengamanan,” tegasnya, Selasa (6/6).
Upaya pembinaan Wabup Mustar pada Kasat Pol PP dan bawahan itu wajar dilakukan. Pasalnya, saat pengrusakan kantor terjadi, anggota Sat Pol PP yang bertugas di kantor bupati tak sebanding dengan massa yang mendatangi kantor tersebut. Meski pada akhirnya puluhan anggota Sat Pol PP berhasil mengamankan aksi anarkis itu, namun sejumlah fasilitas kantor telah dirusak. (bd)

About uman