Home » Torang p Sekolah » SMA 1 Bunta Terapkan Pungutan Bagi Pemilik PIP
SMA 1 Bunta Terapkan Pungutan Bagi Pemilik PIP
Hamka Puasa

SMA 1 Bunta Terapkan Pungutan Bagi Pemilik PIP

LUWUK-Surat Edaran (SE) Gubernur Sulawesi Tengah yang mengizinkan pihak sekolah untuk melakukan pungutan bagi siswa, rupanya menjadi senjata ampuh. Pasalnya dengan SE tersebut, SMA Negeri 1 Bunta menerapkan uang bulanan bagi siswa yang memiliki kartu Program Indonesia Pintar (PIP). “Siswa pemilik PIP tetap dipungut, hanya saja pungutan itu akan dibebankan kepada PIP itu. Dan jumlah siswa kami yang dipungut berjumlah 4 ratus, dan pungutan tersebut sudah sesuai dengan pergub,” ungkap Kepala SMA  Negeri 1 Bunta, Kamaludin, Minggu (4/6).
Kamaludin mengakui, hanya siswa yang berasal dari anak yatim dan yatim piatu yang tidak diberlakukan pungutan tersebut.
Kebijakan pihak SMA Negeri 1 Bunta itu sangat bertolak belakang dengan  ketegasan Kepala Cabang, Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Sulawesi Tengah, Hamka Puasa. Pasalnya Hamka Puasa menegaskan bahwa pungutan tersebut tidak bisa diterapkan kepada siswa-siswa yang memiliki kartu Program Indonesia Pintar (PIP).
“Bagi siswa yang memiliki kartu PIP tidak dibenarkan menerapkan dipungutan yang dilakukan oleh pihak komite,” ungkap Hamka Puasa, beberapa waktu lalu.
Hamka mengatakan pihak sekolah tidak diperbolehkan menerapkan pungutan dengan alasan apapun. “Saya tegaskan, siswa pemilik kartu PIP tidak dibenarkan untuk menerapkan pungutan, bahkan sepeserpun,” tegasnya.
Lanjut Hamka, pungutan tersebut hanya diberlakukan bagi siswa yang tidak memiliki kartu PIP, dengan kata lain siswa tersebut sudah mampu. “Siswa yang memiliki PIP harus dibebaskan dari pungutan supaya siswa tersebut tetap bisa sekolah dengan tenang,” terangnya. (tr-55)

About uman