Home » Berita Utama » Mobil Bupati Tabrak Pengendara
Mobil Bupati Tabrak Pengendara
Fuad Muid, Kepala PMI Banggai bersama warga setempat saat mendorong mobil keluar dari jebakan tembok, Senin (5/6) di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom, Banggai.

Mobil Bupati Tabrak Pengendara

LUWUK– Iring-iringan kendaraan rombongan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, menabrak pengendara sepeda motor di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom sekira pukul 12.00 Wita. Satu korban tewas di tempat, sementara seorang remaja yang berboncengan kritis dan tengah mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis.
Informasi yang berhasil dihimpun Luwuk Post menyebutkan kendaraan yang dikawal tim Satuan Lalu Lintas Polda Sulteng itu berangkat dari arah Kecamatan Toili Barat usai melakukan peninjauan proyek pemerintah. Saat pulang, rombongan mengejar jadwal penerbangan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola yang akan bertolak ke Palu. Naas, saat melaju di jalan Trans Sulawesi Kecamatan Kintom, salah satu mobil toyota Innova dengan pelat nomor DN 1 C  yang dikemudikan Abdul Rahman alias Ebit, tak bisa menghindar dan menabrak pengendara sepeda motor DN 4319 QD dari arah berlawanan. Pengendara yang diketahui bernama Doliwantinia (36), warga Desa Solan, tewas seketika. Sementara Berry (16) , keponakan Doliwantinia yang masih berseragam SMP kritis karena mengalami patah tulang di beberapa bagian. Kedua korban diketahui berangkat dari Kota Luwuk usai melakukan pengurusan persiapan pendaftaran siswa baru. Saat ini, Berry tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Luwuk.
Sejumlah saksi yang ditemui di lokasi kejadian menyebutkan bahwa sepeda motor yang diduga dikendarai Berry sempat menepi saat mobil patroli pengawalan lewat, namun setelah mobil DN 1 yang ditumpangi gubernur dan bupati lewat Ia berupaya naik dari tepi kiri jalan. Apesnya, sepeda motornya oleng dan masuk jalur berlawanan hingga bertabrakan dengan kendaraan yang dikemudikan Ebit. Mobil DN 1 C yang berada di posisi ketiga sempat menghindar namun tabrakan maut tak bisa terelakkan. Usai menabrak sepeda motor, kendaraan dinas Bupati Banggai Ir Herwin Yatim MM itu menabrak pagar rumah seorang pejabat eselon 3 pemda Banggai, Sudar. Dua tiang utama pagar roboh, bahkan pintu pagar dari besi rusak. Mobil innova mengalami kerusakan serius di bagian mesin, sementara pengemudi selamat karena adanya airbag (kantung udara).
Usai kejadian, pengemudi langsung mengamankan diri ke polsek Kintom yang kemudian dilarikan ke Polres Banggai. Sementara rombongan Gubernur dan Bupati Banggai hanya berhenti sebentar tanpa keluar mobil, langsung tancap gas melanjutkan perjalanan. Namun beberapa kepala OPD turun dan langsung memberikan pertolongan kepada korban kritis.
Kasat Lantas, AKP Adirawa Sik saat dikonfirmasi menuturkan proses penyelidikan masih dilakukan polisi. Ia belum bisa memberikan keterangan lebih karena masih harus menunggu keterangan dari korban atas nama Berry yang masih dalam proses penyembuhan di rumah sakit. Namun, Ia juga mengonfirmasi bahwa sopir DN 1 C yakni Abdul Rahman alias Ebit sudah dimintai keterangan dan masih berada di ruang unit Laka Lantas Polres Banggai untuk pemeriksaan.
Dari amatan Luwuk Post, sejumlah staf bupati dan wakil bupati juga datang ke ruangan unit laka untuk memberikan support ke Ebit yang tengah mengalami musibah.
Terpisah, Kabag Humas Setda Banggai, Soffian Datu Adam dalam konferensi pers yang dipimpin Wabup Mustar Labolo menghanturkan rasa belasungkawa yang mendalam atas kejadian naas yang menimpa dua korban, malam sekira pukul 21.30 Wita di rujab bupati. Ia menjelaskan rombongan gubernur saat itu baru saja pulang dari peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Luar Biasa di Desa Tohitisari, Kecamatan Toili.
Senada dengan itu, Wabup Mustar Labolo dalam kesempatan itu mengatakan sebagai perwakilan pemerintah Kabupaten Banggai siap bertanggungjawab dalam pengurusan biaya pemakaman korban meninggal dan perawatan korban kritis yang masih dalam perawatan di rumah sakit. Ia menjelaskan bahwa kejadian itu adalah sebuah musibah yang semua orang pasti tidak menginginkannya. Untuk itu, Ia juga telah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban dan mengantar langsung jenasah saat dipulangkan dari rumah sakit menuju rumah duka di Desa Solan, Kecamatan Kintom.
Dalam sesi tanya jawab, Kabag Humas Soffian Datu Adam yang sempat menjelaskan posisi kendaraan DN 1 C berada jauh di belakang mobil patroli pengawalan akhirnya mengklarifikasi setelah mendapatkan pertanyaan sejumlah awak media. Ia menjelaskan dalam iring-iringan, sebelumnya mobil yang ditumpangi Kejati Sulteng berada di posisi ketiga. Sayang, mobil dengan pelat nomor DN 11 tersebut mengalami kecelakaan karena menabrak seekor sapi hingga akhirnya menepi untuk memerbaiki posisi bemper mobil. Kemudian, mobil DN 1 C yang berada di posisi ke empat masuk ke posisi ketiga. Terkait pertanyaan salah satu awak media yang menyentil adanya tabrak lari dalam kejadian itu, baik Kabag Humas Pemda Banggai maupun Wabup sama-sama menegaskan tidak ada upaya untuk meninggalkan korban. Sebab, saat kejadian itu ada beberapa kepala OPD yang tinggal dan melakukan pertolongan kepada kedua korban. “Gubernur melanjutkan perjalanan karena memang hari ini (kemarin-red) sudah harus berada di Palu. Sebab, Ia harus menghadiri pertemuan dengan tamu dari kementerian sosial di Toli-toli terkait bencana banjir,” jelas Mustar.
Tak hanya itu, Mustar kembali menekankan bahwa dalam kendaraan yang bertabrakan tidak ada bupati Banggai. Sebab, bupati tengah berada di mobil DN 1 mendampingi gubernur. Ia juga harus memimpin konferensi pers karena bupati banggai ikut gubernur ke Palu untuk menghadiri beberapa agenda pemerintah.(van)

About uman