Home » Metro Luwuk » Warga Sulut Terkapar di Jalan
Warga Sulut Terkapar di Jalan
Jasad Geisha terkapar di Jalan Trans Sulawesi, Kilometer 8, Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan, Kamis dini hari (1/6). Geisha diduga korban tabrak lari.

Warga Sulut Terkapar di Jalan

LUWUK-Geisha, ditemukan tewas di Jalan Trans Sulawesi, Kilometer 8, Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan, Kamis dini hari (1/6) sekira pukul 03.35 Wita. Korban yang bernama lengkap Reny Geisha alias Reisha Renata, 42 tahun, diduga merupakan korban tabrak lari.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, Geisha disambar sebuah mobil yang belum diketahui identitas. Dugaan sementara Geisha berjalan kaki dari arah Desa Bubung menuju Luwuk. Lalu tak jauh dari terminal Luwuk Selatan, muncul sebuah mobil dengan kecepatan tinggi hilang kendali dan langsung menabrak Geisha hingga tewas di tempat.
Meski tidak ada yang menyaksikan kejadian tersebut. Namun sejumlah warga setempat memastikan, Geisha tewas karena disambar mobil. Jasad korban hanya terkapar di jalan dan mengeluarkan darah. Geisha ditemukan mengalami luka robek di paha kanan, tangan kiri dan kanan patah.
Kasubag Humas Polres Banggai, AKP Wiratno Apit, mengungkapkan, korban diketahui berasal dari Desa Buha, Kecamatan Tangulandang, Kabupaten Pitaro Sangir, Sulawesi Utara. Di Luwuk, korban tinggal di Kelurahan Hanga-hanga, Kecamatan Luwuk Selatan.
Hingga saat ini, pihaknya masih menyelidiki kenapa korban bisa berjalan kaki sendiri dari arah Bubung menuju Luwuk. Sementara korban tinggal di Hanga-hanga. “Kami masih selidiki. Begitu juga dengan dugaan mobil yang menyambar korban. Sudah ada beberapa keterangan saksi yang diperoleh,” tuturnya.
Meski begitu, Ia menuturkan, lakalantas ini terjadi saat korban berjalan kaki dari Bubung menuju Luwuk. Lalu dari arah berlawan muncul sebuah mobil dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak korban hingga tewas. “Tapi ini masih kronologis sementara. Untuk mobilnya, masih diselidiki dan dalam proses pengejaran,” kata Wiratno.
Dikatakan, pihaknya hanya menerima laporan dari warga, bahwa korban sudah tergeletak di aspal. “Kami langsung membawa korban ke RSUD Luwuk untuk divisum,” bebernya. “Keluarga korban belum diketahui. Untuk sementara, korban disemayamkan di ruang jenazah RSUD Luwuk,” kata Wiratno.(awi)

About uman