Home » Banggai Kepulauan » Kembangkan Empat Kawasan Objek Wisata Unggulan
Kembangkan Empat Kawasan Objek Wisata Unggulan
Salah satu pantai di Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Selasa (30/5).

Kembangkan Empat Kawasan Objek Wisata Unggulan

SALAKAN – Sebagai wilayah kepulauan, laut menjadi sektor utama yang perlu diprioritaskan. Pasalnya, terdapat potensi dan kekayaan alam yang bisa dimanfaatkan sebagai penopang kehidupan sekitar 114 ribu penduduk Banggai Kepulauan (Bangkep).
Dengan wilayah geografis kepulauan dan laut yang luas, wilayah Bangkep kaya akan keindahan laut, pantai, dan pulau pulau kecil yang memesono. Tentunya, ini memiliki potensi  untuk pengembangan wisata bahari.
Walaupun panoramanya sangat bagus, namun fasilitas akomodasi yang disediakan masih sangat terbatas. Tetapi, para wisatawan masih dapat menginap di rumah rumah milik penduduk. Wisatawan juga dapat menyewa perahu motor yang dapat ditemui di setiap desa, jika ingin mengelilingi kawasan kepualauan tersebut.
Bangkep termaksud dalam kawasan wilayah yang memiliki keunikan tersendiri. Wilayah ini terdiri dari pulau besar, pulau kecil, pegunungan dan perbukitan. Di pedalaman, tersebar beraneka ragam flora dan fauna. Pesisir pantai kaya akan keaneka ragaman ekosistem laut, seperti hutan bakau, padang, tipe tipe serta biota laut  lainnya.
Dengan wilayah yang cukup luas, Kabupaten Bangkep dianugerahi dengan banyaknya kekayaan alam.  Pulau Bakalan, Pulau Banyak Teluk Ambelang, Pulau Tikus, Pulau Sampuan, dan jejeran pulau pulau kecil yang terbentang sepanjang Kecamatan Buko Selatan merupakan tempat yang paling cocok untuk wisata pantai dan wisata bawah laut.
Objek dan daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Bangkep di kategorikan tiga jenis, yakni wisata bahari, wisata alam dan wisata budaya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkep, Abderiana Loto, memaparkan, total sebanyak 65 obyek wisata yang terdiri dari  25 obyek wisata alam, 5 objek wisata bahari, dan 35 objek wisata budaya dan sejarah, tersebar di 40 desa dan 12 kecamatan di Kabupaten Bangkep, dapat menjadi pilihan destinasi para wisatawan, baik asing maupun lokal.
Dari 65 obyek wisata itu, terdapat empat kawasan obyek wisata unggulan yang menjadi priorotas pengembangannya, yakni di Kecamatan Buko Selatan, Tinangkung, Tinangkung Utara, dan Totikum Selatan. Keempat kawasan wisata unggulan itu, terdiri dari wisata bahari dan wisata alam. “Iya, kawasan obyek wisata di empat kecamatan itu menjadi prioritas,” katanya, Selasa (30/5).
Menurut Dra. Abderiana Loto, obyek wisata di Bangkep setiap tahunnya didatangi ribuan wisatawan, baik asing maupun lokal. Namun demikian, hal itu tidak didukung dengan fasilitas yang memadai. Ia mengatakan, perlu ada koordinasi antara dinas terkait, dalam membangun kawasan pariwisata. Tidak hanya bisa dikembangkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata saja. Dinas terkait harus sama sama membangun satu kawasan wisata yang lebih baik, khususnya untuk ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.
“Tentunya, di kawasan pariwisata harus ada home stay, tempat duduk, air bersih, listrik dan berbagaimacam fasilitas pendukung lainnya. Ini harus ada kerjasama pihak pihak terkait  dan tidak hanya Dinas kebudayaan dan Pariwisata saja,” katanya.
Untuk tahun 2017 ini, lanjut Dia, anggaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata hanya berjumlah Rp 1,5 miliar. Jumlah terrsebut tidak dapat menunjang  kebutuhan pengembanngan pariwisata yang ada. “Anggaran itu kita gunakan untuk  semua keperluan selama  1 tahun.  Tentunya itu tidak akan cukup untuk memfasilitasi pengembangan potensi kawasan wisata yang ada,” katanya.
Terlepas dari itu, lanjut Dia, desa juga memiliki kewajiban untuk mengembangkan potensi obyek wisata yang ada di kawasannya melalui Anggaran Dana Desa (ADD). Pengembangan potensi wisata secara  tidak langsung akan berdampak pada ekonomi masyarakat dan ppendapatan asli desa itu sendiri. “Sebenarnya desa bisa melakukan itu. Kalau banyak wisatawan pasti akan menguntungkan desa itu  juga,” katanya. (and)

About uman