Home » Berita Utama » Anggaran Rp 5,3 Miliar Mubazir
Anggaran Rp 5,3 Miliar Mubazir
Seorang pengendara motor berhati-hati melintasi jalan Rusa Kencana Bina Tani yang mulai rusak, Selasa(30/5).

Anggaran Rp 5,3 Miliar Mubazir

TOILI-Tidak hanya kualitas jalan Saluan-Tou yang dikeluhkan. Di Kecamatan Toili, tepatnya di desa Singkoyo Dusun Binatani juga terdapat pekerjaan jalan yang kualitasnya meragukan.
Proyek rehabilitasi jalan Rusa Kencana-Binatani itu menggunakan Alokasi Dana Khusus (DAK) 2016 sebesar Rp 5,3 miliar dan dikerjakan PT Amandita Modal Utama. Meski baru berlangsung lima bulan, jalan itu mengalami kerusakan yang terbilang parah.
Amatan koran ini kondisi jalan bergelombang dan terdapat sejumlah titik atau letak ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang. “Belum ada lima bulan itu diperbaiki, tapi sudah mulai rusak begitu,” ungkap Moh. Hatta, salah seorang warga yang sering melintasi jalan tersebut. Selasa(30/5).
Mencuatkan dugaan pekerjaan yang tak beres dalam pelaksanaan proyek rehabilitasi jalan Desa Rusa Kencana Bina Tani, Kecamatan Toili menambah deretan proyek jalan tak mengutamakan kualitas. Hatta mengatakan jalan tersebut sudah mulai bergelombang dan di beberapa titik sudah mulai berlubang. “Itu yang di atas tanjakan lebih parah, aspalnya sudah terbongkar,” tambahnya.
Ditemui terpisah, Kepala Desa Singkoyo Ambring Ayung membenarkan kerusakan jalan yang baru diperbaiki itu. Ia mengatakan selama pekerjaan jalan tersebut dirinya tidak pernah mendapatkan informasi kapan mulainya pekerjaan maupun serah terima hasil pekerjaan. “Saya tidak tahu mengenai pekerjaan jalan itu, karena memang tidak ada laporan sama saya, Dan saya tidak tahu, apa sudah pernah di cek kualitas jalan itu atau belum, kan biasanya jika selesai pekerjaan di periksa dulu,”jelasnya.
Ia menyesalkan hasil dari perbaikan jalan yang berada dalam wilayah desa Singkoyo tersebut. “Separuh jalan yang diperbaiki itu masuk Singkoyo, sebagian lagi masuk Rusa Kencana,” tandasnya. (tr57)

About uman