Home » Metro Luwuk » Krisis Air Bersih Pagimana Teratasi
Krisis Air Bersih Pagimana Teratasi
Arwin Alimun

Krisis Air Bersih Pagimana Teratasi

LUWUK-Krisis air bersih yang setahun belakangan kerap menjadi keluhan warga di ibu kota kecamatan Pagimana akhirnya teratasi. Itu setelah sumber air bersih dari Desa Ampera disambungkan ke jaringan PDAM Pagimana.
Arwin Alimun, Direktur PDAM Luwuk mengungkapkan dirinya baru saja mendapatkan laporan dari kepala unit PDAM Pagimana bahwa persoalan air bersih di wilayah itu sudah aman. “Jadi air sudah lancar. Sumber air dari desa Ampera sudah dikonekkan dengan jaringan PDAM,” kata Arwin, Senin (15/5).
Ia menjelaskan sumber air dari Desa Ampera yang baru dibangun pemerintah sangat membantu suplai air bersih di Kecamatan Pagimana. Sebab, dengan adanya sumber mata air baru selain air dari Desa Uwedaka, kebutuhan seribu lebih pelanggan di wilayah itu bisa tercukupi. “Ini masih uji coba. Sehingga nanti kalau sudah diserahkan pengelolaannya ke PDAM kami bisa tahu apa saja yang kurang dan harus menjadi perhatian pemerintah dalam membangun fasilitas air bersih itu. Tapi dua hari terakhir laporannya sudah lancar sampai di Desa Tongkonunuk,” terang Arwin.
Arwin menjelaskan saat ini pihaknya tinggal melakukan pengaturan terkait pendistribusian air bersih dari dua mata air yang digunakan sehingga pelayanan yang ada semakin baik. “Jadi tinggal pembagian air saja. Supaya bisa terbagi sumber dari Uwedaka melayani mana saja, dan sumber dari Ampera ke mana saja,” tuturnya.
Terpisah, Moh Akbar, pembina organisasi kepemudaan, Himpunan Mahasiswa Kecamatan Pagimana (HMKP) mengaku sangat berterima kasih atas bantuan pemerintah terkait pembangunan sarana air bersih yang bersumber dari Desa Ampera. Pasalnya, dengan tambahan sumber air itu, pelayanan masyarakat terkait kebutuhan pokok air terpenuhi. “Proyek air bersih sangat bermanfaat bagi masyarakat Pagimana. Dengan adanya proyek itu krisis air bersih yang selama ini selalu dikeluhkan sudah teratasi,” tuturnya.(van)

About uman