Home » Berita Utama » Bali Mang Diminta Bela Pejabat Nonjob
Bali Mang Diminta Bela Pejabat Nonjob
Bali Mang

Bali Mang Diminta Bela Pejabat Nonjob

LUWUK – Dinilai memiliki kharisma luar biasa, Ketua DPRD Banggai H Syamsul Bahri Mang diminta turun tangan untuk menyelesaikan masalah yang ditimbulkan akibat kebijakan me-nonjob-kan sejumlah pejabat daerah. Sebab pe-nonjob-an dikhawatirkan segara mengamputasi kreativitas serta mematikan potensi para pejabat daerah.
Permintaan dilontarkan tokoh pemuda Tompotika, Sabarudin Salatun, kemarin. “Sudah saatnya Pak Ketua (Syamsul Bahri, red) turun untuk menyelamatkan para pejabat tersebut, kasian mereka itu putera daerah,” kata Sabar.
Dia mengatakan tidak akan salah mengalamatkan permintaan. Bali Mang, lanjutnya, memiliki kemampuan untuk mengadvokasi para pejabat yang di-nonjob-kan. “Pak Ketua sebagai putera daerah yang menjadi sandaran serta harapan masyarakat saya yakin beliau dapat membantu para pejabat yang terkena nonjob. Pak Ketua kalau mengadvokasi tidak pernah gagal,” kata Sabar.
Dia menilai, kebijakan pemerintah daerah me-nonjob-kan pejabatnya sendiri, berpotensi pembunuhan karir. Sabarudin menyatakan bahwa pihaknya sangat prihatin ketika mendengar para pejabat melayangkan laporan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) lantaran di-nonjob-kan tanpa kesalahan.
Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, tiga pejabat nonjob mengaku telah melapor ke KASN. Ketiganya adalah Irfan Poma, Martono Suling, dan Haris Hakim.
Sabar berharap pemerintah daerah dapat mengaktifkan kembali para pejabat Banggai yang sebenarnya memiliki banyak potensi mengembangkan daerah. Dinilainya, pe-nonjob-an sangat tidak harmonis dengan gagasan otonomi daerah. “Spirit dasar otonomi daerah adalah memberdayakan potensi-potensi daerah, termasuk para pejabat daerah, untuk mempercepat meningkatkan kesejahteraan di daerah dengan cara-cara yang sesuai keadaan di daerah,” papar Sabar.
Karena itu, nonjob pada para pejabat daerah sama saja dengan memasung kemampuan daerah untuk mengembangkan potensi-potensi daerah hingga merugikan rakyat. “Ketika di daerah-daerah lain banyak pejabat mendapat penghargaan dan perhatian pemerintah daerah, ironis kalau di Banggai banyak putera daerah justru terpelanting,” kata Sabar lagi.
Jika Bali Mang benar-benar dapat meredakan ketegangan di antara pejabat daerah, Sabar yakin masyarakat tidak akan melupakan Ketua Golkar Banggai tersebut. “Masyarakat kita tahu berterima-kasih,” katanya. (RN)

About uman