Home » Berita Utama » Lansia Tewas Dikeroyok 4 Orang
Lansia Tewas Dikeroyok 4 Orang
Kandang ayam milik pelaku penganiayaan di amuk masa setelah korban Rustam Saini meninggal dunia, Selasa (9/5).

Lansia Tewas Dikeroyok 4 Orang

LUWUK TIMUR– Rustam Saini (62) warga Desa Kayutanyo, Kecamatan Luwuk Timur tewas akibat dianiaya empat orang yang diketahui merupakan karyawan perusahaan ayam potong di desa setempat, Selasa (9/5). Korban penganiayaan ini menghembuskan nafas terakhir beberapa menit setelah menjalani perawatan medis di Puskesmas Luwuk Timur.
Berdasarkan informasi warga setempat, kejadian naas itu bermula sekira pukul 17.00 Wita. Dimana korban bersama anak dan menantunya masing-masing bernama Yanti dan Wahab mendatangi lokasi kandang ayam untuk meluruskan persoalan pengrusakan balok palang jalan yang dipasang korban, di kawasan pintu masuk menuju lokasi wisata kuliner ‘Tirta Harapan’.
Akan tetapi maksud baik itu membuat mereka berdebat. Adu argumen terjadi hingga suasana menegang. Tak ayal, korban yang bermaksud menenangkan pertikaian antara anaknya dengan seorang karyawan malah diserang pelaku yang belakangan diketahui bernama Charles. Pelaku menyundul wajah korban, hingga korban sempoyongan. Melihat kondisi itu, kedua anak dan menantunya langsung bereaksi dan terjadilah kontak fisik dengan sejumlah karyawan.
Namun, saat melihat korban tak berdaya karena pukulan beruntun. Kedua anak dan menantunya langsung berupaya memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke Puskesmas Luwuk Timur. Sayang, Tuhan berkehendak lain.
Mengetahui korban meninggal dunia, keluarga dan massa naik pitam. Tanpa perintah mereka langsung menyambangi lokasi kejadian kemudian membakar kandang ayam dengan ribuan ekor ayam siap panen. Tak hanya itu, satu unit mobil dump truk ikut terbakar dalam aksi karena terparkir dalam areal kandang.
Sementara itu, Charles dkk langsung melarikan diri ke Pos Polisi Hunduhon untuk mengamankan diri dari amukan massa. Hingga tadi malam sekira pukul 23.00 Wita massa masih berjaga-jaga di ruas jalan Desa Kayutanyo. Mereka menunggu polisi melintas ruas jalan itu saat membawa pelaku.
Unit Identifikasi Polres Banggai bergerak cepat dan langsung melakukan olah TKP, kemudian membawa korban ke RSUD untuk divisum. Itu dilakukan agar dapat membuktikan bahwa penyebab kematian korban karena penganiayaan. (ir)DIAMUK MASA:

About uman