Home » Berita Utama » Masih Prematur, Parpol Pengusung Win Star Bereaksi
Masih Prematur, Parpol Pengusung Win Star Bereaksi
Ismail Indek dan Evert Kuganda

Masih Prematur, Parpol Pengusung Win Star Bereaksi

LUWUK— Wacana pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Banggai, Mustar Labolo-Suliyanti Murad (Star-SM), melahirkan beragam reaksi. Tak ingin menjadi isu liar, para kader partai pengusung Herwin Yatim-Mustar Labolo (Win Star), pun angkat bicara.
Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPC PDIP Kabupaten Banggai, Ismail Indek kepada Luwuk Post, Rabu (5/4) menilai, paket Star-SM yang pekan terakhir ini ramai di media massa, merupakan wacana yang terlalu dini. “Masih sangat prematur wacana itu,” nilai mantan LO Win Star pada pilkada Banggai 2015 ini.
Idealnya sambung Ilong sapaan akrab Ismail Indek, pasangan tersebut dihembuskan setelah beberapa tahun pemerintahan Win Star berjalan, atau minimal setahun jelang akhir jabatan Herwin dan Mustar.
Bukan tidak mungkin tambah mantan pengurus PPP Kabupaten Banggai ini, ketika wacana Star-SM semakin kencang, maka akan menggangu kosentrasi dalam menggeliatkan pembangunan. Bahkan bisa jadi melahirkan kebingungan ditingkat masyarakat.
“Jangan lah diadu antara Herwin dan Mustar. Keduanya saat ini lagi fokus dalam membangun Kabupaten Banggai. Sebagai kader PDIP saya tetap yakin sekencang apapun wacana itu, keduanya (Herwin-Mustar) tetap solid dan kokoh,” ucapnya.

Mustar Komitmen
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Banggai, Evert Kuganda meyakini, Mustar Labolo tetap komitmen untuk bersama-sama dengan Herwin Yatim dalam menjalankan amanah rakyat Kabupaten Banggai.
“Saya kenal betul pak Mustar. Dia sosok yang komitmen. Sehingga sekencang apapun wacananya, tetap setia mendampingi pak Herwin hingga selesai periode kepemimpinan keduanya,” kata Evert.
Dan kalaupun sambung Evert, Mustar berubah, sebagai salah satu partai pengusung, tentu harus memohon maaf kepada masyarakat. Sebab, itu diluar dari kewenangan Partai Demokrat. “Janganlah seperti salah satu bait lagu, ‘kau bukan seperti yang dulu lagi’. Kalau itu terjadi maka bukan kewenangan kami lagi,” kata Evert.
Partai Demokrat tambah mantan Ketua Bapemperda DPRD Banggai ini, senantiasa tetap konsisten dengan sikap koalisi. Olehnya, PDIP dan Demokrat akan selalu menjaga isi kesepakatan di pilkada 2015 lalu bahwa terus mendukung pemerintahan hingga masa jabatan berakhir. (yan)

About uman