Home » Berita Utama » Libatkan BUMN Kembangkan Pariwisata
Libatkan BUMN Kembangkan Pariwisata
Anggota BTB sesaat sebelum menggelar rapat di Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai bersama sejumlah BUMN, Rabu (22/3).

Libatkan BUMN Kembangkan Pariwisata

LUWUK–Banggai Tourism Board (BTB) bertemu dengan sejumlah perusahaan BUMN yang beroperasi di daerah ini, kemarin (22/3). Rapat koordinasi itu membahas  pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Banggai.
Ketua BTB Dino Gobel menginginkan, agar BUMN ikut bersinergi mengembangkan sejumlah destinasi wisata. Caranya dengan mengarahkan program Corporate social responsibility (CSR) ke sektor pariwisata. “Mereka ini kan punya program CSR, selama ini CSR terkesan jalan sendiri-sendiri, misalnya BNI bikin bak sampah, BRI juga bikin. Sekarang kita mau ajak untuk diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat. Khususnya pariwisata,” ucap Dino saat ditemui seusai pertemuan di kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai.
Dino menjelaskan, pihaknya sudah mendengar keluhan masyarakat melalui camat bahwa potensi pariwisata di desa-desa mesti diperhatikan, contohnya di Desa Uwedikan. Karena itu, keterlibatan BUMN ini diharapkan ikut mengembangkan destinasi-destinasi tersebut. “Putra-putra daerah dibina jadi gate lokal. Di Salodik harus ada gate-nya. Pembiayaannya dari mereka (BUMN, Red),” ujarnya.
BTB ingin memanfaatkan sektor pariwisata Indonesia yang tengah bergeliat. Contohnya di Manado, Sulawesi Utara yang saat ini dibanjiri sekitar 41 ribu turis dari Tiongkok. “Di Manado terbuang-buang, ini yang kita mau tarik. Apalagi, Kementerian Pariwisata telah setujui Luwuk menjadi salah satu destinasi selain Morotai dan Raja Ampat,” katanya.
Untuk menyambut wisatawan, destinasi akan dibenahi. Kemudian BTB juga telah mengagendakan 20 event tahun ini. Salah satunya wisata halal yang akan digelar awal Ramadan nanti di Bukit Keles. “Kita dengarkan azan magrib dari Bukit Keles. BTB siap meluncurkan wisata halal. Wisata spiritual muslim dihidupkan,” katanya.
Nantinya, event di Bukit Keles tersebut seperti car free day. Masyarakat bisa menjual berbagai pernak-pernik Ramadan khas Kabupaten Banggai. “Cinderamata-cinderamata seperti kopiah dan selendang,” jelasnya. (ali)

About uman