Home » Berita Utama » Murad: Itukan Baru Dugaan
Murad: Itukan Baru Dugaan
Murad U. Nasir

Murad: Itukan Baru Dugaan

LUWUK—Kasus dugaan korupsi proyek e-KTP senilai US$ 556 ribu atau Rp5,39 triliun, menyeret sejumlah anggota Komisi II DPR RI periode 2009-2014. Dari 37 nama yang disebut-sebut menerima dana berkisar US$ 13 ribu-18 ribu, ada nama Murad U. Nasir.
Namun mantan Ketua DPRD Sulteng dua periode itu membantah saat dikonfirmasi Luwuk Post via handphone, Selasa (14/3). “Itu kan baru dugaan,” tepis Murad.
Salah satu pentolan pejuang pemekaran Provinsi Sultim ini meyakini tidak melakukan tindak pidana korupsi. “Prinsip saya tidak berbuat saya tidak pusing. Saya tidak punya niatan, apalagi berbuat,” tegas Murad.
Pemilik café di kawasan Keles itu bahkan sedikitpun tidak gentar, menyusul bergulirnya kasus dugaan korupsi terbesar yang pernah ditangani komisi pemberantasan korupsi (KPK) itu. “Silakan jika terus diproses. Saya siap memberikan keterangan,” jawab Murad.
37 nama anggota komisi pemerintahan yang menerima kucuran dana secara bertahap sepanjang tahun 2011 itu, merupakan kesaksian yang disampaikan M. Nazaruddin dan anggota Komisi Pemerintahan DPR saat itu Miryam S. Haryani. Sederet nama-nama itu diambil dari risalah rapat komisi itu sepanjang 2011.(yan)

About uman