Home » Berita Utama » Bekerja Tanpa Menonjolkan Ego
Bekerja Tanpa Menonjolkan Ego
Wakil Bupati Tuty Hamid di ruang kerjanya di kantor Bupati Banggai Laut, Selasa (14/3). Tuty merupakan wakil kepala daerah pertama di daerah maritim tersebut.

Bekerja Tanpa Menonjolkan Ego

Tuty Hamid sedikit dari perempuan yang menjadi wakil kepala daerah. Perjalanan panjangnya di birokrasi, mengantarkan Tuty mendampingi Wenny Bukamo yang menjadi Bupati Banggai Laut pertama di daerah maritim itu.

Laporan: Alisan/Luwuk Post
Setahun memimpin pemerintahan, Wenny Bukamo bersama Tuty Hamid kian “mesra”. Keduanya sadar betul apa yang harus dilakukan untuk menjaga roda pemerintahan tetap berputar baik. Menjaga agar tak pecah kongsi seperti yang terjadi di sejumlah daerah.
“Sepanjang itu tidak bertentangan dengan aturan, saya berikan masukan. Kita sudah bersama mulai dari kampanye. Kalau sudah bercerai berai bagaimana dengan rakyat? Ini yang paling utama. Kita diberikan amanah,” ucap Tuty saat disambangi Luwuk Post di kantor Bupati Banggai Laut, Selasa (14/3).
Ketika terjadi silang pendapat, Tuty memberikan saran kepada Bupati Wenny. Dan Selalu dijadikan bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan. Karena itu, hingga saat ini keduanya masih sangat-sangat kompak.   “Beliau dengar juga. Mungkin karena saya lebih tua. Apa yang saya tahu, itu yang saya berikan masukan,” katanya.
Tuty sadar betul posisinya sebagai wakil. Sehingga dia terus menjaga agar egoisme tidak menonjol. “Saya tidak suka tonjolkan ego itu,” katanya.
Sebelum Bupati Wenny keluar daerah, Tuty juga mengetahui langkah apa yang harus diambil. Caranya dengan menemui dahulu Bupati Wenny sebelum berangkat. “Kan rumahnya di samping, saya datang tanyakan apa yang harus saya lakukan ketika bupati keluar daerah,” tuturnya.
Bagaimana Tuty menjalankan fungsi pengawasannya di daerah maritim? Tuty mengakui, hal itu memang sulit. Sebab, Kabupaten Banggai Laut cukup memiliki banyak gugusan pulau yang jaraknya cukup menguras tenaga jika dikunjungi. “Iya memang di grup WhatssApp ada keluhan teman-teman yang juga kepala daerah dan wakil kepala daerah. Tapi, bagi saya itu tidak jadi masalah menjalankan tugas ini,” jelasnya.
Selain sebagai wakil bupati, Tuty juga ternyata juga punya tanggung jawab di Partai NasDem. Namun, beban itu tetap berjalan seimbang. “Selama ini dua-duanya jalan,” jelasnya.
Sebagai mantan birokrat, bagi Tuty, terlibat langsung di partai politik, menjadi pelajaran baru. “Kadang-kadang hati kecil ini bertentang dengan politik ini, tapi saya harus bisa menyesuaikan. Saya tanya-tanya kepada kakak-kakak saya yang sudah lebih dahulu di politik, memang katanya politik itu 1+1 =3,” ucap Tuty sambil terkekeh.
Tuty juga mengakui, meghabiskan hampir separo umur di birokrasi, membantunya menjalankan tugas sebagai wakil bupati. “Ini memang jabatan politik, tapi di dalamnya tugas-tugas birokrasi,” katanya.
Ke depannya, Tuty mengharapkan agar bupati dan wakil bupati di Kabupaten Banggai Laut bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi. Putra daerah yang memiliki kemampuan dalam memimpin seperti Bupati Wenny Bukamo kini. “Saya cukup lima tahun saja. Cukup sekali saja,”  tuturnya. (*)

About uman