Home » Berita Utama » Dijemput Paksa, lalu Ditahan
Dijemput Paksa, lalu Ditahan
AKP Edigio F Almafantar

Dijemput Paksa, lalu Ditahan

LUWUK-Kepala Desa (Kades) Tuntung, Kecamatan Bunta, Jadil L, dijemput paksa setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik Satreskrim Polres Banggai, Senin (6/3) lalu. Saat ini, kades yang baru dilantik pada 8 Desember 2016 lalu itu, sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Banggai.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, tersangka diduga telah memalsukan ijazah sebagai prasyarat pencalonan di Pilkada serentak 2016 lalu. Tindakan itu membuat warga setempat protes. Sebab, tersangka diketahui tidak pernah duduk di bangku sekolah, namun hanya mengikuti ujian paket.
Sementara, ijazah yang dimasukan dalam persyaratan itu justru tidak sesuai dengan jenjang pendidikan yang dilalui tersangka.
Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Egidio F Alfamantar saat dikonfirmasi membenarkan adanya penjemputan paksa tersebut. Kata dia, tersangka sudah dua kali dipanggil sebagai tersangka, namun selalu mangkir. “Iya, sudah dipanggil 2 kali, namun tersangka tidak memenuhi panggilan,” tandasnya, Selasa (7/3).
Ia menyatakan, tersangka diduga memalsukan ijazah pada pencalonan Pilkada serentak lalu. “Tersangka sudah resmi ditahan sambil menjalani pemeriksaan,” ungkap Egidio.(awi)

About uman